LASQI Tanjungbalai Punya Nahkoda Baru, Mahyaruddin Dorong Pembinaan Generasi Muda
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim secara resmi melantik Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Seni dan Qasidah Indon
PEMERINTAHAN
SULAWESI SELATAN– PT Pupuk Indonesia (Persero) mengambil langkah tegas dengan mencabut izin empat kios atau Penerima Pada Titik Serah (PPTS) di wilayah Sulawesi Selatan dan Gorontalo.
Keputusan ini diambil setelah keempat kios tersebut terbukti menjual pupuk bersubsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
General Manager (GM) Regional 4 Pupuk Indonesia, Wisnu Ramadhani, menegaskan bahwa langkah tegas tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga kepercayaan petani terhadap program pupuk bersubsidi pemerintah.Baca Juga:
"Kami tidak akan mentolerir setiap pelanggaran yang merugikan petani. Penjualan pupuk bersubsidi di atas HET adalah pelanggaran serius terhadap ketentuan distribusi. Pencabutan izin ini menunjukkan keseriusan kami memastikan pupuk bersubsidi sampai ke tangan petani dengan harga sesuai aturan," ujar Wisnu dalam keterangannya.
Langkah tegas ini diambil setelah hasil monitoring lapangan menunjukkan adanya praktik penjualan pupuk subsidi dengan harga di atas HET.
Setelah dilakukan klarifikasi dan verifikasi langsung, keempat PPTS tersebut tidak mampu memberikan penjelasan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Adapun kios yang dicabut izinnya meliputi:
- UD Sinar Rejeki, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.
- UD Nurul Azis, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.
- UD Enza, Kecamatan Bontomanai, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
- UD Pertanian Sejahtera, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwatu, Gorontalo.
Pupuk Indonesia juga memperkuat mekanisme pengawasan dengan menggandeng dinas pertanian, aparat penegak hukum, dan pemerintah daerah.
Selain itu, perusahaan secara rutin melakukan pemantauan lapangan untuk memastikan penyaluran pupuk bersubsidi berjalan transparan, adil, dan tepat sasaran.
"Kami mendorong seluruh PPTS dan PUD untuk menjaga integritas dalam menjalankan tugasnya. Pelanggaran sekecil apa pun akan kami tindak tegas," tegas Wisnu.
Pupuk Indonesia juga mengimbau masyarakat, khususnya petani, untuk berperan aktif dalam pengawasan dengan melaporkan setiap indikasi penjualan pupuk di atas HET atau penyimpangan distribusi lainnya melalui kanal resmi perusahaan maupun pemerintah daerah setempat.
Langkah tegas Pupuk Indonesia ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang baru saja menurunkan HET pupuk subsidi sebesar 20 persen, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim secara resmi melantik Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Seni dan Qasidah Indon
PEMERINTAHAN
BATU BARA Sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Batu Bara terhadap masyarakat yang terdampak banjir, Bupati Batu Bara Dr. H. Baha
PEMERINTAHAN
MEDAN Seorang pria bernama Abdillah Syahputra (23) diamankan polisi setelah diduga mencuri mesin pompa air di rumah anggota TNI di Kecamat
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Buruh yang tergabung dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) akan menggelar aksi simbolik secara serentak di 30 dae
NASIONAL
PANDEGLANG Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap lima jurnalis yang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sun
NASIONAL
AGAM Sudah sepekan kasus dugaan keracunan pangan yang melibatkan 344 warga di Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, terjadi.
KESEHATAN
MEDAN Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Polrestabes Medan terkait kasus
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Laboratorium Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Labkes Sumut) mengungkap tiga jenis bakteri yang ditemukan dalam sampel makanan Maka
KESEHATAN
BATU BARA Dalam rangka mendukung program nasional ketahanan pangan sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyar
NASIONAL
JAKARTA Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri mengungkap sejumlah temuan dari hasil monitoring dan analisis te
NASIONAL