Untung Presidennya Prabowo Subianto
Oleh Mayjen TNI (Purn) Dr. Saurip KadiBERANGKAT dari isi pidato tahunan didepan Sidang Paripurna MPR RI pada hari Jum&039at tanggal 14
OPINI
JAKARTA — Founder Drone Emprit, Ismail Fahmi, menilai bahwa tingkat literasi digital masyarakat Indonesia masih rendah, terutama dalam menyikapi konten viral di media sosial.
Hal ini disampaikan saat ia hadir sebagai saksi ahli media sosial dalam sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terhadap lima anggota DPR nonaktif, di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (3/11/2025).
Dalam sidang tersebut, Ismail diminta menjelaskan fenomena penyebaran video anggota DPR yang berjoget saat sidang tahunan MPR pada Agustus 2025 lalu.Baca Juga:
Ia menegaskan, meskipun masyarakat Indonesia sangat aktif bermedia sosial, kemampuan untuk memverifikasi informasi masih minim.
"Kalau kita tahu, literasi digital masyarakat kita itu masih sangat lemah. Ketika mendapat informasi yang entah benar atau salah, mereka sulit melakukan verifikasi," ujar Ismail di hadapan majelis MKD.
Menurutnya, bukan hanya kemampuan, tetapi niat masyarakat untuk memverifikasi informasi pun tergolong rendah.
Banyak pengguna media sosial yang langsung menyebarkan informasi tanpa memastikan kebenarannya terlebih dahulu.
"Niat untuk melakukan verifikasi itu kecil. Mereka cenderung langsung mengonsumsi dan menyebarkan," tambahnya.
Lebih lanjut, Ismail menjelaskan bahwa disinformasi dan hoaks cenderung menyebar lebih cepat dibandingkan klarifikasi.
Hal itu disebabkan oleh algoritma media sosial yang memprioritaskan konten viral, sehingga informasi menyesatkan mudah menjangkau audiens luas dalam waktu singkat.
"Hoaks dan disinformasi menyebar seperti naik mobil Ferrari. Namun, klarifikasinya sering disampaikan dengan cara yang kering dan lambat," ungkapnya.
Ismail menilai, tantangan utama dalam menghadapi fenomena ini adalah meningkatkan literasi digital masyarakat secara sistematis dan berkelanjutan, terutama dalam konteks politik dan isu publik.
Ia juga menekankan pentingnya peran lembaga negara, media massa, dan komunitas digital dalam mengedukasi publik untuk lebih kritis terhadap informasi yang beredar.
Sidang MKD hari ini turut menghadirkan sejumlah saksi ahli lain yang diminta memberikan pandangan terkait penyebaran konten di media sosial dan dampaknya terhadap etik anggota DPR.*
(bs/a008)
Oleh Mayjen TNI (Purn) Dr. Saurip KadiBERANGKAT dari isi pidato tahunan didepan Sidang Paripurna MPR RI pada hari Jum&039at tanggal 14
OPINI
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menilai kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci penting bagi Indonesia
NASIONAL
BOGOR Suasana malam di Jalan Utama Perumahan Sunrise River, Desa Jatisari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berubah mer
NASIONAL
JAKARTA Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Soleman B. Ponto mendorong pemerintah dan DPR membentuk Pengadilan Maritim.
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJAB TIMUR Warga RT 17 RW 04, Kelurahan Perjuangan 1, Kecamatan Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, menggelar turnamen lacak
NASIONAL
MEDAN Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Medan Arrahmaan Pane menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dar
PEMERINTAHAN
MEDAN Upacara penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung khidmat di La
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden ke6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai arah pembangunan yang disiapkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto u
EKONOMI
MANGGARAI TIMUR Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah prioritas untuk men
NASIONAL
JAKARTA Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan belasungkawa atas gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggar
NASIONAL