Ketika Negarawan Gagal Menjaga Lidah di Negeri Majemuk
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
MEDAN – Polisi bergerak cepat dalam mengungkap kasus pembunuhan Erik Pohan Dabuke, 59 tahun, yang ditemukan tewas bersimbah darah di Jembatan Titi Gantung, Medan Timur, Minggu malam, 16 November 2025.
Hanya sepuluh menit setelah laporan warga diterima, petugas menangkap terduga pelaku yang mencoba melarikan diri.
Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, Iptu Khairul Fajri Lubis, mengatakan bahwa laporan pertama diterima dari warga yang melintas dan menemukan tubuh korban tergeletak dengan kondisi mengenaskan.Baca Juga:
"Tim bergerak cepat dan hanya selang 10 menit dari temuan korban, pelaku kita amankan," ujar Khairul, Senin, 17 November 2025.
Pelaku yang ditangkap adalah Bobby Rahman Pohan, 44 tahun, warga Belawan Bahagia.
Ia dibekuk di Jalan Stasiun, Kesawan, saat tengah berusaha menjauh dari lokasi kejadian.
Polisi menyita sejumlah barang bukti dari tangan pelaku dan sekitar TKP, antara lain dompet korban berisi identitas, ATM Bank Sumut, uang tunai Rp 260 ribu, handphone polifonik, lima kunci pintu, sepasang sandal, batu, serta pecahan lampu neon yang diduga digunakan untuk menghabisi nyawa korban.
Dari hasil pemeriksaan awal, peristiwa ini diduga dipicu pertengkaran saat pelaku dan korban minum tuak bersama di kawasan Jalan Jawa sekitar pukul 16.00 WIB.
"Sepanjang pertemuan itu, korban disebut kerap memarahi pelaku hingga menimbulkan luka hati berkepanjangan," kata Khairul.
Situasi memanas sekitar pukul 20.30 WIB. Pelaku naik ke Jembatan Titi Gantung, mengambil empat lampu neon, memecahkannya, dan melontarkan makian.
Tak lama kemudian korban datang sambil membawa batu, dan cekcok kembali terjadi.
Perselisihan berubah menjadi perkelahian brutal ketika batu yang dibawa korban mengenai bahu pelaku.
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
JAKARTA Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan pengalamannya saat masih menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum Gerakan Pemuda Ka&039bah (GPK) Imam Fauzan A. Uskara membantah tudingan adanya pemecatan massal ratusan pengurus Dewa
POLITIK
JAKARTA PT Pertamina International Shipping (PIS) menyatakan dua kapalnya, Pertamina Pride dan Gamsunoro, hingga kini masih berada di kawa
NASIONAL
JAKARTA Politikus PAN Surya Utama alias Uya Kuya melaporkan dugaan penyebaran berita bohong yang mencatut namanya ke Polda Metro Jaya. Lap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Google dilaporkan menggandeng perusahaan kacamata EssilorLuxottica untuk memperkuat pengembangan kacamata pintar berbasis Android
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan penyelesaian seluruh berkas layanan pertanaha
NASIONAL
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor), Kamser Maroloan Sitanggang, menyampaikan surat terbuka kepada Komisi III
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Gelombang kejahatan penipuan atau scam di sektor keuangan digital kian mengkhawatirkan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat to
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menekankan pentingnya pemikiran geopolitik dalam menjaga arah dan kepenting
POLITIK