Gerak Cepat Kemnaker Turun Tangan Bedah Sistem Kerja 20 Perusahaan Mulai September
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
SUMBAR -Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Suharyono, menegaskan bahwa AKP Dadang Iskandar, Kabag Ops Polres Solok Selatan, yang menembak mati juniornya, Kompol Anumerta Ryanto Ulil Anshar, tidak mengalami gangguan mental. Pernyataan ini disampaikan oleh Kapolda dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Sumbar, pada Minggu (24/11).
Suharyono menekankan bahwa kabar yang beredar sebelumnya mengenai kondisi mental tersangka yang tertekan atau stres adalah tidak benar. “Saya pastikan, tidak ada gangguan mental. Tersangka melakukan penembakan dalam keadaan sadar,” ujar Suharyono. Ia menambahkan bahwa setelah kejadian, Dadang bahkan mengemudikan mobil sendiri dan menyerahkan diri ke Polda Sumbar, yang menunjukkan bahwa ia dalam keadaan baik.
Kapolda juga menjelaskan bahwa dia telah bertemu langsung dengan AKP Dadang untuk memastikan kondisinya. “Tersangka sudah mulai makan pagi ini, yang sebelumnya sempat tidak nafsu makan,” katanya, mengungkapkan bahwa Dadang kini mulai pulih dari kondisi fisiknya.
Terkait motif pembunuhan, Suharyono menjelaskan bahwa AKP Dadang tidak terima dengan penangkapan rekanannya oleh Kompol Ryanto Ulil Anshar terkait kasus galian C ilegal. Hal inilah yang diduga menjadi pemicu tersangka melakukan tindakan nekat tersebut.
Saat ini, AKP Dadang Iskandar telah ditetapkan sebagai tersangka atas pembunuhan terhadap Kasat Reskrim Polres Solok Selatan tersebut. Polisi terus mendalami kasus ini dan akan memastikan proses hukum berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dengan adanya klarifikasi ini, Kapolda Sumbar berharap masyarakat dapat memahami bahwa peristiwa tersebut bukan disebabkan oleh gangguan mental, melainkan oleh konflik personal yang terjadi antara kedua anggota kepolisian tersebut.
(N/014)
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemarau yang berpotensi semakin keri
NASIONAL
JAKARTA Universitas Paramadina mempertemukan akademisi, pendidik, praktisi, pembuat kebijakan dan mahasiswa dari Indonesia, Inggris serta
PENDIDIKAN
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menempuh jalur sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) setelah pengaduannya ter
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengklaim menemukan 40 kete
NASIONAL
PALEMBANG Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di empat provinsi
NASIONAL
PEKANBARU Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan memaparkan berbagai strategi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kepada Presid
NASIONAL
JAKARTA Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkap perkembangan infrastruktur internet Indonesia. Hingga kuartal
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Belgia untuk Indonesia, David Jordens, di Balai Ko
PEMERINTAHAN