Kirimkan Hak Jawab, Ini Penjelasan Kepala SPPG Medan Tembung 3
MEDAN Setelah delapan hari terakhir viral, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Medan Tembung 3, akhirnya mengirimkan Surat Hak Jawab
HUKUM DAN KRIMINAL
PADANGSIDIMPUAN – Dugaan penyelewengan anggaran di Sekretariat DPRD Kota Padangsidimpuan menyeruak.
Plt. Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Padangsidimpuan, Oktaryna, S.P., M.M., diduga menyelewengkan anggaran senilai Rp57,4 juta untuk alat perlengkapan rumah tangga pada tahun 2025 saat menjabat sebagai Kepala Bagian Umum (Kabag Umum).
Tim Aliansi LSM-Pers mengungkapkan, pihaknya telah beberapa kali melayangkan surat konfirmasi dan melakukan upaya klarifikasi, bahkan dua kali secara resmi, namun tidak mendapatkan tanggapan dari Sekwan.Baca Juga:
Baik telepon maupun pertemuan langsung diabaikan, seolah menandakan sikap alergi terhadap pengawasan publik.
"Indikasinya kuat, Plt. Sekretaris Dewan saat masih menjabat Kabag Umum tidak sepenuh hati dalam menjalankan tugasnya, bahkan diduga memonopoli anggaran untuk pengadaan peralatan rumah tangga di Sekretariat DPRD," ujar salah satu anggota Tim Aliansi LSM-Pers.
Temuan tim lapangan menunjukkan dugaan adanya kegiatan yang difiktifkan dan anggaran yang dikelola tidak transparan.
Tim menegaskan akan menindaklanjuti dugaan pelanggaran tersebut melalui jalur hukum.
Hingga berita ini diturunkan, Oktaryna belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan yang dilayangkan padanya.
Pihak LSM-Pers menilai sikap diam Plt. Sekwan DPRD ini menunjukkan ketidakseriusan dalam menangani temuan dan konfirmasi publik.
Selain itu, Tim Aliansi juga mendesak Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, S.K.M., M.Kes., untuk mengevaluasi atau mencopot Plt. Sekwan DPRD yang diduga lalai dalam mengemban tugasnya.
Aparat Penegak Hukum, baik Kepolisian maupun Kejaksaan, diminta segera memanggil dan memeriksa Oktaryna terkait dugaan pelanggaran anggaran ini.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut transparansi pengelolaan anggaran DPRD Kota Padangsidimpuan dan akuntabilitas pejabat publik di tengah meningkatnya pengawasan masyarakat terhadap pengadaan barang dan jasa pemerintah.*
MEDAN Setelah delapan hari terakhir viral, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Medan Tembung 3, akhirnya mengirimkan Surat Hak Jawab
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Tim PSSI dikabarkan tengah memproses naturalisasi Demiane Agustien, pemain muda yang saat ini terdaftar di Arsenal U21. Pemain
OLAHRAGA
JAKARTA Kredit Usaha Rakyat (KUR) BCA 2026 dapat menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMK
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat Badan Nasional Penanggulangan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggu
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Aksi demonstrasi mahasiswa yang mengatasnamakan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif Kota Binjai di Kantor Wa
PERISTIWA
JAKARTA Pemerintah berencana membagikan ponsel gratis yang dilengkapi rekening digital untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat di lingkungan Badan Nasion
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Tamsil Linrung menerima audiensi Denny Indrayana, Refly Harun, dan sejumlah perwaki
POLITIK
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menggelar ekspose atau gelar perkara terkait operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan
HUKUM DAN KRIMINAL