Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Namun, menurut Roy, dokumen tersebut hanya diperlihatkan sekilas dan tidak diperbolehkan untuk disentuh.
"Kami dipertunjukkan sebuah barang yang diklaim asli, katanya ijazah analog milik saudara Jokowi. Tapi tidak boleh dipegang, hanya diperlihatkan," kata Roy.
Roy mengaku meragukan pas foto yang tercantum dalam ijazah tersebut. Ia menilai kualitas foto tampak terlalu tajam untuk ukuran cetakan foto era 1980-an.
"Saya memahami dunia fotografi. Pas foto di barang itu saya ragu, karena terlihat terlalu jelas untuk foto yang usianya sudah lebih dari 40 tahun," ujarnya.
Roy menambahkan, berdasarkan pengalamannya menekuni fotografi sejak masa kuliah di Universitas Gadjah Mada, teknologi cetak foto pada dekade 1980-an belum menghasilkan kualitas setajam yang ia lihat pada ijazah tersebut.
Perbedaan pandangan antara kubu pelapor dan tersangka ini menandai masih berlanjutnya polemik kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI.
Penyidik Polda Metro Jaya kini diharapkan segera mengambil langkah lanjutan untuk memastikan kepastian hukum atas perkara tersebut.*
(tm/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.