Diisukan Tewas, Netanyahu Akhirnya Muncul ke Publik: Iran Bukan Lagi Negara yang Sama
JAKARTA Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akhirnya muncul ke publik untuk pertama kalinya sejak konflik bersenjata antara Israel
INTERNASIONAL
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan upaya mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk membungkam Pansus Haji DPR melalui pemberian suap senilai USD 1 juta atau setara Rp 17 miliar.
Uang tersebut diduga berasal dari dana calon jemaah haji khusus yang disetor ke sejumlah biro travel.
Deputi Bidang Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan, perintah pemberian uang itu ditolak oleh anggota Pansus yang berintegritas.Baca Juga:
"Dengan adanya dugaan pemberian ke Pansus, memang ada upaya dari YCQ ketika Pansus ini bersidang. Ada upaya untuk memberikan sesuatu, tetapi ditolak. Alhamdulillah, Pansus-nya sangat bagus, berintegritas, jadi ditolak pemberian tersebut," ujar Asep dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Asep menambahkan, pihak Pansus yang menjadi informan telah dimintai keterangan. Namun, rincian lengkap akan terungkap dalam proses persidangan.
"Yang menjadi perantara sudah kita minta keterangan, nanti di persidangan ada perantaranya. Jumlahnya sekitar 1 juta US Dollar, tapi ditolak," jelasnya.
Menurut Asep, upaya suap tersebut terkait dengan pembagian kuota haji tambahan yang dilakukan Yaqut.
Awalnya, kuota tambahan sebesar 20 ribu jemaah dibagi 50% untuk haji reguler dan 50% untuk haji khusus, berbeda dari aturan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 yang mengatur 92% haji reguler dan 8% haji khusus.
"Makanya di forum-forum resmi di DPR itu tidak disampaikan bahwa kuota tambahan dibagi 50%-50%. Anggota Pansus tahunya tetap 92% dan 8%. Baru setelah pelaksanaannya berjalan dan ada uangnya, YCQ berusaha memberikan ke Pansus. Tapi karena ditolak, akhirnya disimpan," ungkap Asep.
Kasus ini merupakan bagian dari penyidikan KPK terhadap dugaan korupsi kuota tambahan haji 2023-2024.
Yaqut kini berstatus tersangka dan telah ditahan, sementara mantan staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz (Gus Alex), juga ditetapkan tersangka, tetapi belum ditahan.*
JAKARTA Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akhirnya muncul ke publik untuk pertama kalinya sejak konflik bersenjata antara Israel
INTERNASIONAL
JAKARTA Mantan anggota tim teknis analisa kebutuhan alat pembelajaran teknologi informasi, Stefani Nadia Purnama, mengungkap isi pertemu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke7 RI Joko Widodo, Rismon Sianipar, bertemu dengan Wakil Presiden Gibran Rakabu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan upaya mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk membungkam Pansus Haji
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya aliran biaya percepatan haji khusus pada kuota tambahan 2023 yang diduga me
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan fee percepatan ibadah haji khusus yang melibatkan mantan Menteri Agama (Men
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, mengungkapkan pemerintah pusat akan menambah anggaran penanganan pascabencana di
PEMERINTAHAN
MEDAN Di tengah masyarakat Batak, terdapat sebuah tradisi yang sarat makna penghormatan kepada orang tua, yaitu Manulangi. Ritual ini di
SENI DAN BUDAYA
TOBA Di tengah keindahan Danau Toba, terdapat kampung tua yang masih mempertahankan tata ruang tradisional masyarakat Batak Toba, salah
PARIWISATA
MEDAN Warga di Jalan Rela, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung digegerkan dengan penemuan mayat seorang perempuan bernama Maria
PERISTIWA