Kak Na Hadiri Buka Puasa Bersama Gekrafs Aceh, Dorong Pengembangan Ekonomi Kreatif
BANDA ACEH Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Aceh, Marlina Muzakir, mendorong generasi muda yang tergabung dalam Gerakan Ekonomi Kre
EKONOMI
JAKARTA — Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.
Ia menekankan pentingnya mengungkap pelaku hingga aktor intelektual di balik serangan tersebut.
Willy menyinggung kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan, yang sempat memicu kritik publik karena dianggap belum sepenuhnya mengungkap dalang utama serangan.Baca Juga:
"Kasus Andrie harus diungkap sampai ke otak penggeraknya. Pengalaman dari kasus Novel harus menjadi pelajaran agar kelemahan yang sama tidak terulang," kata Willy pada Sabtu, 14 Maret 2026.
Politikus dari Partai NasDem itu menilai tindakan kekerasan terhadap aktivis merupakan ancaman terhadap ruang sipil dan demokrasi.
Menurut dia, teror semacam ini tidak hanya menyasar individu, tetapi juga menciptakan rasa takut di tengah masyarakat.
Ia juga menyinggung agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan isu hak asasi manusia dan pencegahan terorisme sebagai bagian dari program prioritas pemerintah.
"Ruang dialog publik harus dilindungi. Aktivis yang menyuarakan kepentingan publik tidak boleh menjadi sasaran teror," ujar Willy.
Kronologi Kejadian
Koordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya, membenarkan insiden penyiraman air keras tersebut. Ia menyebut serangan dilakukan oleh orang tidak dikenal terhadap Andrie Yunus di kawasan Jakarta Pusat pada Kamis malam, 12 Maret 2026.
Peristiwa terjadi setelah Andrie selesai merekam podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI). Acara perekaman yang mengangkat topik "Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia" selesai sekitar pukul 23.00 WIB.
Tak lama setelah meninggalkan lokasi, dua orang berboncengan sepeda motor diduga menyiramkan cairan keras ke arah korban.
BANDA ACEH Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Aceh, Marlina Muzakir, mendorong generasi muda yang tergabung dalam Gerakan Ekonomi Kre
EKONOMI
BANDA ACEH Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh menggelar kegiatan Iftar Jama&039i atau buka puasa bersama yang dihadiri pengurus dan wa
NASIONAL
JAKARTA Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komi
HUKUM DAN KRIMINAL
PEKANBARU Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kota Dumai, Riau, semakin meluas. Hingga Sabtu (14/3/2026), kebakaran di Kelur
PERISTIWA
PEKANBARU Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kota Dumai, Riau, semakin meluas. Hingga Sabtu (14/3/2026), kebakaran di Kelur
PERISTIWA
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan kepala daerah di seluruh Indonesia bahwa mereka tidak memiliki kewajiban untuk me
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sebanyak 19 warga negara Indonesia yang merupakan nelayan asal Aceh Timur ditangkap otoritas Thailand setelah diduga melakukan p
NASIONAL
JAKARTA Wakil Presiden ke10 dan ke12, Jusuf Kalla (JK), menyampaikan keprihatinannya atas kasus penyerangan terhadap Wakil Koordinator
POLITIK
MEDAN Proses pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Medan telah mencapai leb
PEMERINTAHAN
MEDAN Menjelang Idul Fitri, umat Muslim di Indonesia diwajibkan untuk membayar zakat fitrah sebagai bentuk penyucian diri setelah sebula
AGAMA