Penjaga Ruko Medan Ditemukan Tewas, Polisi Periksa Dugaan Penyakit
MEDAN Seorang pria berusia 52 tahun yang bekerja sebagai penjaga malam ditemukan tewas di dalam sebuah ruko di Jalan Ring Road, Kecamata
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Polda Metro Jaya telah resmi melimpahkan kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, kepada Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI.
Keputusan ini disampaikan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Selasa (31/3/2026).
"Kami ingin melaporkan perkembangan hasil penyelidikan terkait dengan kasus yang menimpa saudara Andrie Yunus. Setelah melakukan penyelidikan mendalam, kami sudah menyerahkan kasus ini kepada Puspom TNI," ujar Iman saat menyampaikan laporan di depan anggota DPR.Baca Juga:
Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus terjadi pada Kamis, 12 Maret 2026, di Jalan Salemba 1, Jakarta Pusat, tepatnya di persimpangan Jalan Talang. Polisi sebelumnya telah mengidentifikasi pelaku yang diduga berjumlah empat orang, menggunakan dua sepeda motor.
Iman Imanuddin juga menegaskan bahwa penyelidikan terhadap kejadian ini telah mengungkapkan sejumlah fakta penting, termasuk rekaman CCTV yang membantu memperjelas peristiwa tersebut.
Dalam konferensi pers yang digelar pada 16 Maret 2026, polisi mengungkapkan bahwa pelaku diduga berinisial BHC dan MAK, yang mengikuti Andrie Yunus dari depan KFC Cikini hingga akhirnya melakukan penyiraman air keras di lokasi kejadian.
"Rekaman CCTV yang kami peroleh menunjukkan gambar yang jelas, dan itu sangat membantu kami dalam penyelidikan," ujar Iman.
Sebelumnya, diketahui bahwa Andrie Yunus, yang juga merupakan aktivis hak asasi manusia, menderita luka parah akibat air keras yang disiramkan ke wajahnya. Pihak medis menyatakan bahwa pemulihan Andrie diperkirakan memerlukan waktu hingga dua tahun.
Kondisi kesehatan Andrie Yunus setelah insiden tersebut menjadi sorotan publik, mengingat peran pentingnya dalam gerakan HAM dan kontribusinya dalam KontraS. Kasus ini terus menarik perhatian masyarakat, terutama terkait dengan kejelasan hukum dan proses penyidikan lebih lanjut.*
(in/dh)
MEDAN Seorang pria berusia 52 tahun yang bekerja sebagai penjaga malam ditemukan tewas di dalam sebuah ruko di Jalan Ring Road, Kecamata
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat, Wahyu Trah Utomo, membantah pernyataan Ammar Zoni dalam pleidoi pribadinya yang menyebut nar
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai pekan depan akan melaksanakan pemeriksaan maraton terhadap penyelenggara ibadah haji kh
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Dalam rangka mempersiapkan supervisi tingkat Provinsi Sumatera Utara, Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Binjai menggelar kegiatan p
PEMERINTAHAN
BINJAI Pemerintah Kota Binjai melalui Sekretaris Daerah (Sekdako) Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., bersama Kepala Bada
PEMERINTAHAN
JAKARTA Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat pemanfaatan kayu ha
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR, Hinca Panjaitan dari Fraksi Demokrat, menyuarakan kemarahan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ka
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Waas, mengeluarkan ultimatum kepada camat dan petugas kewilayahan terkait potensi penyalahgunaan Program Kel
PEMERINTAHAN
JAKARTA Rapat Komisi III DPR bersama Kejaksaan Negeri Karo menyoroti penanganan perkara Nomor 171/Pid.SusTPK/2025/PN Mdn atas nama Amsa
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Aksi heroik nelayan asal Indonesia, Sugianto, yang menyelamatkan sejumlah lansia saat kebakaran hutan di Korea Selatan mendapat
NASIONAL