KPK Dalami Dugaan Abdul Wahid Salurkan Uang Lewat Ajudan Pangdam Tuanku Tambusai
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan pemberian sejumlah uang yang dilakukan Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid mel
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – korupsi/" target="_blank">Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil pengusaha Muhammad Suryo sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Kamis, 2 April 2026.
Selain Muhammad Suryo, penyidik juga memeriksa dua pihak swasta lain, yakni Arief Harwanto dan Johan Sugiharto. Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan ketiganya diperiksa sebagai saksi untuk mendalami aliran dana dan keterlibatan pihak swasta dalam perkara tersebut.Baca Juga:
Kasus ini merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK pada 4 Februari 2026 di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan sejumlah pejabat dan pihak swasta.
Sehari setelah OTT, KPK menetapkan enam orang sebagai tersangka, termasuk pejabat Bea Cukai dan pihak perusahaan jasa logistik. Mereka diduga terlibat dalam praktik suap dan gratifikasi terkait impor barang tiruan.
KPK kemudian kembali menetapkan tersangka baru pada akhir Februari 2026, seiring pendalaman perkara. Penyidik juga menyita uang tunai senilai Rp5,19 miliar yang diduga berkaitan dengan praktik kepabeanan dan cukai.
Nama Muhammad Suryo sebelumnya sempat disebut dalam perkara lain di sektor perkeretaapian. Namun, status hukumnya sempat menjadi polemik di internal KPK dan belum diperjelas hingga kini.
KPK menyatakan penyidikan masih terus berlangsung, termasuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara ini.*
(an/dh)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan pemberian sejumlah uang yang dilakukan Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid mel
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sebanyak 700 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran dikerahkan untuk mengamanka
PERISTIWA
ACEH TAMIANG Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, mewakili Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf, memimpin gerakan tanam padi perdana pasc
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Dr. Taqwaddin, SH, SE, MS, mengingatkan para advokat un
NASIONAL
SIMEULUE Ketua Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh
PENDIDIKAN
ACEH BESAR Kapolda Aceh yang baru, Irjen Pol Ruddi Setiawan, bersama Ketua Bhayangkari Polda Aceh, Sari Ruddi Setiawan, tiba di Bandara
PEMERINTAHAN
ACEH TAMIANG Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) menyerahkan sebanyak 26 unit hunian sementara (huntara) kepada warga terda
PEMERINTAHAN
JAKARTA Tiga dekade sejak memulai pengabdian sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kejaksaan Republik Indonesia, para alumni Angkata
NASIONAL
ACEH TENGGARA Personel Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama Yon TP 855/RD mempercepat pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Teger Mi
NASIONAL
ACEH BESAR Personel Kodim 0101/Kota Banda Aceh memusnahkan ladang ganja seluas sekitar 2,5 hektare di kawasan pegunungan Desa Mureu Buen
HUKUM DAN KRIMINAL