BREAKING NEWS
Sabtu, 11 April 2026

Kejati Sita Dokumen Usai Penggeledahan di Kementerian PU, Istana Buka Suara

Dharma - Sabtu, 11 April 2026 12:19 WIB
Kejati Sita Dokumen Usai Penggeledahan di Kementerian PU, Istana Buka Suara
Kementerian Pekerjaan Umum. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan pemerintah tidak keberatan atas langkah Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta yang menggeledah sejumlah ruangan di Kementerian Pekerjaan Umum.

Ia menegaskan pemerintah terbuka terhadap proses penegakan hukum.

Menurut Teddy, langkah penggeledahan merupakan bagian dari upaya aparat dalam mengusut dugaan tindak pidana korupsi.

Baca Juga:

Ia menekankan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah berulang kali menegaskan pentingnya akuntabilitas dan penegakan hukum tanpa pandang bulu.

"Pemerintah terbuka, apalagi kalau memang ada hal-hal yang harus diperiksa," ujar Teddy kepada awak media, Sabtu (11/4/2026).

Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta melakukan penggeledahan di kantor Kementerian PU pada Kamis (9/4/2026).

Penggeledahan dilakukan di sejumlah ruangan, termasuk di Gedung Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) dan Direktorat Jenderal Cipta Karya.

Penyidik juga menggeledah ruang kerja pejabat terkait, termasuk Direktur Jenderal SDA dan Direktur Jenderal Cipta Karya.

Dalam proses tersebut, sejumlah dokumen dan perangkat elektronik diamankan sebagai bagian dari alat bukti.

Kejaksaan menyebut penggeledahan ini berkaitan dengan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pada sejumlah kegiatan Tahun Anggaran 2023–2024.

Langkah tersebut dilakukan berdasarkan surat perintah penyidikan dan penggeledahan yang telah diterbitkan sebelumnya.

"Barang-barang yang diamankan akan diteliti dan didalami lebih lanjut untuk mendukung proses pembuktian," demikian keterangan resmi Kejati DKI Jakarta.

Teddy menambahkan, pemerintah menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum. Ia memastikan tidak ada intervensi dalam proses tersebut.*


(bb/ad)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Respons Pernyataan Jusuf Kalla, Jokowi: Saya Ingin Secepatnya, Tapi yang Menuduh Harus Membuktikan
Sosok Bupati Tulungagung Gatut Sunu yang Terjaring OTT KPK, Miliki Harta Kekayaan Rp20,3 Miliar!
KPK Bawa 12 Pejabat Tulungagung ke Jakarta Usai OTT Bupati, Perkara Masih Belum Diketahui
Sengketa Lahan Tanah Abang Memanas, Hercules Tantang Menteri Ara dan Dirut KAI: Buktikan Kalau Ini Milik Negara!
Seskab Teddy Singgung “Inflasi Pengamat”: Faktanya 96 Juta Warga Percaya Presiden Prabowo
Istana: Pemerintah Tak Tarik Pasukan TNI dari Misi Perdamaian UNIFIL Lebanon
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru