Di Tengah 626 Tewas dan 2.426 Hilang, Kemlu Pastikan 45 WNI di Nepal Masih Selamat
KATHMANDU Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan sekitar 45 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Nepal dalam kondisi aman. H
INTERNASIONAL
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, menambah panjang daftar kasus dugaan pemerasan yang melibatkan pejabat daerah.
Pelaksana Tugas Deputi Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu, menyebut kasus di Tulungagung menjadi salah satu dari sejumlah praktik korupsi serupa yang terjadi sepanjang 2026.
"Tulungagung juga tercatat sebagai kabupaten kedua di Jawa Timur yang terjaring OTT oleh KPK setelah sebelumnya Kabupaten Madiun," ujar Asep dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.Baca Juga:
Selain di Tulungagung, KPK juga mengungkap dugaan pemerasan di sejumlah daerah lain, seperti Pemkab Cilacap, Pemkab Pati, hingga Pemkot Madiun.
Asep mengatakan maraknya praktik pemerasan oleh pejabat daerah menjadi catatan penting bagi upaya pencegahan korupsi. KPK mendorong penguatan sistem pengawasan melalui Monitoring Control Surveillance for Prevention (MCP) serta tindak lanjut hasil Survei Penilaian Integritas (SPI).
KPK juga menyoroti skor SPI Kabupaten Tulungagung tahun 2025 yang masih berada di angka 72,32 atau masuk kategori rentan. Nilai tersebut menempatkan Tulungagung di peringkat ke-35 dari 39 kabupaten/kota di Jawa Timur.
Menurut Asep, capaian tersebut menunjukkan masih adanya risiko dalam tata kelola pemerintahan daerah yang perlu segera dibenahi.
"Harapannya para pejabat di Tulungagung bisa segera melakukan perbaikan, khususnya terkait hasil SPI dan rekomendasi dari Kedeputian Pencegahan," katanya.
Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo bersama ajudannya, Dwi Yoga Ambal, sebagai tersangka.
Gatut diduga melakukan pemerasan terhadap sejumlah perangkat daerah dengan total permintaan mencapai Rp5 miliar. Dari jumlah tersebut, ia diduga telah menerima Rp2,7 miliar.*
(in/dh)
KATHMANDU Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan sekitar 45 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Nepal dalam kondisi aman. H
INTERNASIONAL
KATHMANDU Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan sekitar 45 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Nepal dalam kondisi aman. H
INTERNASIONAL
JAKARTA Pengamat politik Hendri Satrio menilai gelaran Merdeka Run 2026 yang diikuti lebih dari 12.000 peserta merupakan bentuk komunikasi
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita aset senilai sekitar Rp338,3 miliar dalam kasus dugaan korupsi izin usaha pertambangan (IUP) PT
NASIONAL
JOMBANG Muktamar ke35 Nahdlatul Ulama (NU) memutuskan mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggunakan Ah
NASIONAL
MOSKWA Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Vladivostok, Rusia, pada 3 September 2026.
INTERNASIONAL
KEBUMEN Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan tiga petuah Jawa yang disebutnya masih relevan dalam kehidupan saat ini. Pesan
NASIONAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tipis sepanjang perdagangan sepekan pada 2428 Agustus 2026. Di saat yang sama, investo
EKONOMI
TAPTENG Bangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Simpang Labingke, Kecamatan Sirandorung, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera U
PERISTIWA
BANDA ACEH Ustaz Prof. Dr. Ali Abubakar, MA mengajak umat Islam menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk memb
AGAMA