BREAKING NEWS
Sabtu, 21 Februari 2026

Kasus Pembunuhan Majikan Terhadap Satpam: Keluarga Serahkan Penanganan ke Polisi

BITVonline.com - Kamis, 23 Januari 2025 12:30 WIB
Kasus Pembunuhan Majikan Terhadap Satpam: Keluarga Serahkan Penanganan ke Polisi
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BOGOR – Keluarga dari Septian (37), satpam yang tewas dibunuh oleh majikannya, Abraham Michael, di Kota Bogor, berharap agar pelaku dihukum setimpal. Aris Munandar (40), adik ipar Septian, mengatakan bahwa mereka sepenuhnya mempercayakan penanganan kasus ini kepada Polresta Bogor Kota. “Kalau keluarga sih (berharap) si pelaku itu dihukum secara setimpal, hukum yang ada di Indonesia.

Kami percaya dengan hukum di Indonesia. Kepolisian sejauh ini sangat care terhadap orang-orang yang tidak mampu dan yang tidak mengerti tentang hukum,” ungkap Aris saat dihubungi, Kamis (23/1/2025). Aris juga mengapresiasi kinerja Kapolres Kota Bogor, Eko, yang telah berjanji untuk mengawal kasus ini dengan serius. “Saya bukan 100 persen lagi, tapi 1000 persen percaya sama pihak kepolisian.

Kita percayakan sepenuhnya kepada kepolisian,” tambahnya. Septian dibunuh oleh Abraham Michael di rumah mewah di Jl Lawang Gintung, Bogor Selatan pada Jumat, 17 Januari 2025. Pembunuhan tersebut dipicu oleh kemarahan Abraham yang kesal setelah korban diadukan sering keluar malam oleh ibunya, Farida Felix.

Saat ini, Abraham telah ditetapkan sebagai tersangka dan terancam hukuman penjara antara 20 tahun hingga seumur hidup berdasarkan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Dalam perkembangan lainnya, pengacara Farida Felix menyatakan ingin bertemu dengan keluarga Septian untuk meminta maaf. Namun, Aris menjelaskan bahwa keluarga belum siap untuk pertemuan tersebut.

“Sebagai umat Muslim, kita diajarkan untuk saling memaafkan, tetapi saat ini keluarga masih merasa kecewa dan belum siap untuk bertemu dengan pihak pelaku,” kata Aris. Istri korban, Dewi, masih dalam kondisi syok dan belum siap untuk melakukan pertemuan. “Bukan kita tidak mau memaafkan. Nanti saja jika istri korban sudah menerima, kita siap untuk bertemu,” tutup Aris.

(christie)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru