77 Serikat Buruh Hadiri May Day di Sumut, Bobby Nasution: Semua Tuntutan Jadi Prioritas
DELI SERDANG Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menggelar peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Gedung Serbaguna, Ja
PEMERINTAHAN
JAKARTA — Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menanggapi kasus penyiraman air keras yang diduga melibatkan empat prajurit BAIS TNI terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Ia menilai setiap tindakan dalam institusi TNI maupun Polri semestinya dilakukan berdasarkan perintah atau setidaknya sepengetahuan atasan.
Pernyataan tersebut disampaikan Mahfud dalam kanal YouTube Mahfud MD Official, Rabu (29/4/2026).Baca Juga:
"Kalau di dalam TNI maupun Polri itu sangat ketat. Setiap tindakan itu harus atas pengetahuan, pertama atas perintah, yang kedua atas pengetahuan," kata Mahfud.
Ia menilai, jika benar tindakan tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan pimpinan, maka hal itu menunjukkan adanya kelemahan dalam sistem pengendalian internal institusi.
Namun di sisi lain, Mahfud juga menyoroti adanya persepsi publik bahwa kasus tersebut sengaja diposisikan sebagai tindakan individu untuk menghindari pertanggungjawaban institusi.
"Orang lalu berpikir, ini bukan soal lemah ini, memang sengaja dilokalisir untuk menghindarkan institusi," ujarnya.
Menurutnya, jika suatu kasus dikategorikan melibatkan institusi, maka konsekuensinya dapat mengarah pada dugaan pelanggaran HAM berat yang bersifat terstruktur dan sistematis serta melibatkan mekanisme penanganan yang lebih luas, termasuk Komnas HAM.
"Kalau sudah institusi kan pelanggaran HAM berat itu kan terstruktur, sistematis," tambahnya.
Meski demikian, Mahfud menegaskan bahwa penentuan apakah suatu kasus masuk kategori pelanggaran HAM berat tetap menjadi kewenangan Komnas HAM.
"Suatu pelanggaran itu bisa dianggap pelanggaran HAM berat kalau Komnas HAM yang memutuskan," tegasnya.
Sebelumnya, Oditur Militer II-07 Jakarta mengungkap kronologi penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus yang melibatkan empat anggota BAIS TNI.
Empat terdakwa dalam kasus tersebut yakni Serda ES, Lettu BHW, Kapten NDP, dan Lettu SL.
Peristiwa bermula dari aksi protes korban terhadap revisi UU TNI yang kemudian berlanjut hingga perencanaan aksi kekerasan oleh para terdakwa.
Dalam dakwaan, disebutkan para pelaku sempat melakukan pengintaian terhadap korban di sejumlah lokasi di Jakarta.
Pada 12 Maret 2026, para terdakwa diduga menyiapkan cairan kimia dari bengkel Denma BAIS TNI sebelum akhirnya melakukan pengejaran terhadap korban hingga kawasan Salemba, Jakarta Pusat.
Saat korban melintas, salah satu terdakwa kemudian menyiramkan cairan tersebut ke tubuh Andrie Yunus sebelum para pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian.
Kasus ini kini masih dalam proses persidangan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta.*
(km/ad)
DELI SERDANG Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menggelar peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Gedung Serbaguna, Ja
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Sumatera Utara menjadi momentum perluasan perlindungan jaminan sosial bagi pekerj
PEMERINTAHAN
MEDAN Ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumatera Utara menggelar aksi demonstrasi di depan Ge
PERISTIWA
BANDUNG Rumah milik mantan personel Cherrybelle, Anisa Rahma, di Bandung dilaporkan hangus terbakar pada Kamis, 30 April 2026. Peristiwa t
ENTERTAINMENT
MEDAN Ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Kemarahan Buruh dan Rakyat (AKBAR) Sumatera Utara menggelar aksi long march dalam peringat
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengumumkan sejumlah kebijakan baru terkait perlindungan dan kesejahteraan pekerja dalam peringatan Hari
NASIONAL
MEDAN Sebuah bus yang membawa rombongan pelajar terjun ke jurang sedalam sekitar 15 meter di Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Peristiwa ini
PERISTIWA
JAKARTA Pernyataan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, soal perbedaan upah pekerja program Makan Bergizi Gratis (MBG) denga
NASIONAL
JAKARTA Proyek kereta cepat JakartaBandung Kereta Cepat Whoosh kembali menuai sorotan setelah adanya perubahan skema pembiayaan yang di
EKONOMI
MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menggerebek sebuah apartemen di Kota Medan yang diduga dijadikan gudang penyimpanan vape be
HUKUM DAN KRIMINAL