Yusril Usul Ambang Batas Parlemen Pakai Jumlah Komisi DPR, Minimal 13 Kursi
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengusulkan agar jumlah k
POLITIK
JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menyita aset senilai Rp 15,3 miliar milik keluarga bandar narkoba Erwin Iskandar atau Ko Erwin. Aset tersebut berasal dari istri dan dua anaknya dalam pengembangan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, mengatakan penyitaan dilakukan sebagai bagian dari penelusuran aliran dana hasil kejahatan narkotika yang disamarkan melalui berbagai aset.
"Total estimasi keseluruhan aset yang disita sebesar Rp 15,3 miliar," kata Eko, Kamis (30/4/2026).Baca Juga:
Menurut penyidik, aset tersebut dibeli menggunakan uang hasil bisnis narkotika yang dialirkan melalui rekening keluarga dan digunakan untuk pembelian properti hingga kendaraan.
Tiga tersangka yang terlibat yakni istri Ko Erwin, Virda Virginia Pahlevi, serta dua anaknya yakni Hadi Sumarho Iskandar dan Christina Aurelia. Ketiganya telah ditangkap di wilayah Nusa Tenggara Barat pada 22 April 2026.
Dari Virda, polisi menyita aset sekitar Rp 1,05 miliar berupa dua mobil dan dua sertifikat tanah di Sumbawa. Sementara dari Hadi Sumarho Iskandar, aset terbesar ditemukan dengan nilai Rp 11,35 miliar yang mencakup ruko, gudang, kendaraan, hingga dokumen tanah di Mataram.
Sedangkan dari Christina Aurelia, aset senilai Rp 2,9 miliar turut disita, termasuk kendaraan operasional usaha transportasi.
Penyidik menyebut seluruh aset tersebut berasal dari aliran dana Ko Erwin yang disamarkan melalui rekening keluarga. Dana itu kemudian digunakan untuk pembelian aset bergerak maupun tidak bergerak.
Selain itu, sebagian aset juga diduga digunakan untuk menjalankan usaha seperti ruko dan perusahaan transportasi.
Kasus ini merupakan pengembangan dari penangkapan Ko Erwin pada Februari 2026 yang disebut sebagai bandar narkoba di wilayah Bima, Nusa Tenggara Barat.
Saat ini, seluruh tersangka dan barang bukti telah diamankan untuk pemeriksaan lanjutan di Bareskrim Polri.*
(k/dh)
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengusulkan agar jumlah k
POLITIK
JAKARTA Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat terhadap rupiah pada perdagangan pagi ini. Mata uang Paman Sam tersebut ber
EKONOMI
JAKARTA PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank Rakyat Indonesia mencatat kinerja positif pada kuartal I 2026 dengan membukukan l
EKONOMI
MEDAN Kejaksaan Negeri Gunungsitoli menahan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Nias, S
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara dengan ket
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Kamis pagi (30/4/2026). IHSG tercatat berada di level 7.072 p
EKONOMI
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan Kamis (30/4/2026). Harga emas terc
EKONOMI
TEBING TINGGI Pemerintah Kota Tebing Tinggi melalui Dinas Kesehatan meluruskan informasi terkait data HIV/AIDS di wilayahnya. Klarifikas
KESEHATAN
JAKARTA Dunia diplomasi Indonesia berduka. Mantan Duta Besar Republik Indonesia untuk Jerman periode 20092013, Eddy Pratomo, meningga
NASIONAL
JAKARTA Harga minyak mentah dunia melonjak tajam dan menembus level tertinggi dalam beberapa waktu terakhir setelah negosiasi antara Ame
EKONOMI