Tembus 1,08 Juta Angkatan Kerja! Ini Trik Pemkab Deli Serdang Pangkas Pengangguran ke 7,69%
LUBUK PAKAM Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Deli Serdang tercatat sebesar 7,69 persen berdasarkan data Badan Pusat Statisti
EKONOMI
MEDAN — Nama Dedi Kurniawan kembali menjadi sorotan publik setelah video yang diduga menampilkan dirinya beredar luas di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, seorang pria yang disebut sebagai Kompol DK terlihat bermesraan dengan seorang perempuan di ruang publik.
Cuplikan lain memperlihatkan pria tersebut mengisap rokok elektrik yang diduga mengandung zat terlarang.Baca Juga:
Video itu segera memicu reaksi warganet dan menuai kritik, termasuk terkait kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
DK membantah tudingan tersebut. Ia menyatakan video itu merupakan rekaman lama saat menjalankan tugas penyelidikan narkotika.
Perempuan dalam video, menurut dia, adalah informan dalam operasi tersebut.
Namun, penjelasan itu belum meredakan polemik. Desakan agar Polda Sumatera Utara melakukan penelusuran secara menyeluruh terus menguat.
Kepala Bidang Humas Polda Sumut Ferry Walintukan membenarkan bahwa pria dalam video tersebut merupakan seorang perwira di jajarannya.
Meski demikian, ia tidak mengungkap identitas lengkap yang bersangkutan.
"Memang personel kami dari Polda Sumatera Utara berpangkat perwira," kata Ferry, Kamis (30/4/2026).
Menurut dia, kasus ini telah ditangani oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam). Pemeriksaan internal tengah berlangsung untuk memastikan dugaan pelanggaran kode etik.
Ferry juga menyebut video tersebut merupakan rekaman lama yang kembali viral.
"Itu video awal 2025 dan viral kembali. Kami tidak tahu siapa yang mengunggah dan apa motifnya," ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, tes urine terhadap yang bersangkutan menunjukkan hasil negatif narkotika. Meski begitu, polisi masih melakukan pendalaman melalui uji forensik.
"Saat ini yang bersangkutan sudah ditempatkan di tempat khusus (patsus). Yang ada dalam video tersebut merupakan tindakan kurang senonoh," kata Ferry.
Kontroversi ini menambah rekam jejak persoalan yang pernah melibatkan DK.
Pada Oktober 2025, ia dijatuhi sanksi demosi selama tiga tahun oleh Bidpropam Polda Sumut terkait pelanggaran kode etik dalam penanganan kasus narkotika di Tanjungbalai.
Dalam kasus tersebut, DK dinilai melakukan kekerasan terhadap tersangka. Ia kemudian mengajukan banding atas putusan tersebut.
Sebelumnya, saat masih berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) dan menjabat Wakapolsek Medan Helvetia, DK juga pernah dicopot dari jabatannya karena kasus dugaan pemerasan terhadap seorang warga.
Rangkaian kasus yang melibatkan DK kembali menyoroti isu integritas aparat penegak hukum.
Sejumlah pengamat menilai konsistensi penegakan kode etik dan transparansi penanganan perkara menjadi kunci menjaga kepercayaan publik.*
(ad)
LUBUK PAKAM Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Deli Serdang tercatat sebesar 7,69 persen berdasarkan data Badan Pusat Statisti
EKONOMI
JAKARTA Penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) ditetapkan berkisar Rp6,3 juta hingga Rp8,3 juta per bulan. Pemerin
EKONOMI
JAKARTA Harga emas Antam kembali naik pada perdagangan Rabu (30/9/2026). Harga emas batangan Antam ukuran 1 gram kini mencapai Rp2.595.000,
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Rabu (30/9/2026). Mengacu data Refinitiv,
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 22,788 poin atau 0,37 persen ke level 6.144,488 pada perdagangan Rabu (30/9/2026) pagi.
EKONOMI
BATU BARA Kondisi Jalan Merdeka, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, kembali menjadi sorotan masyarakat. Sejumlah warga mengel
PERISTIWA
JAKARTA Kejaksaan Agung menetapkan Kolonel Budi Utomo (BU) sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Ber
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap meninjau langsung renovasi ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Dr Pirngadi Medan, Sel
KESEHATAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau pengerjaan drainase sepanjang 385 meter di Jalan Makmur, Kelurahan Sei Agul, Kecama
PEMERINTAHAN
JAKARTA Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD memprediksi MK kemungkinan hanya mengabulkan sebagian permohonan terkait syarat pe
POLITIK