Nyaris Sepertiga Anggaran Pendidikan 2027 Rp820,9 Triliun Mengalir ke Program MBG
JAKARTA Pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp820,9 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RA
EKONOMI
JAKARTA — Ketua Komisi XIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira mengkritik wacana pembentukan tim asesor aktivis hak asasi manusia (HAM) yang digagas Kementerian HAM.
Ia menilai kebijakan tersebut berpotensi menempatkan negara dalam posisi yang keliru dalam perlindungan HAM.
Menurut Andreas, gagasan Menteri HAM Natalius Pigai yang menyebut akan ada asesor untuk menentukan siapa yang layak disebut aktivis HAM justru menimbulkan persoalan mendasar.Baca Juga:
"Pernyataan ini agak aneh dan berpotensi menjadi alat melindungi pelanggar HAM," kata Andreas, Sabtu, 2 Mei 2026.
Ia menjelaskan, dalam banyak kasus global, pelanggar HAM umumnya berasal dari kelompok yang memiliki kekuasaan, sumber daya ekonomi, atau akses terhadap kekuatan bersenjata.
Sementara itu, aktivis HAM, kata dia, justru lahir dari masyarakat sipil yang memiliki keterbatasan akses terhadap kekuasaan.
"Aktivis HAM biasanya tumbuh dari civil society yang minim akses terhadap kuasa, uang, dan senjata," ujarnya.
Andreas menegaskan bahwa perjuangan aktivis HAM selama ini bertumpu pada nilai kemanusiaan dan keberanian, bukan pada pengakuan atau legitimasi dari negara.
Ia kemudian mempertanyakan posisi pemerintah dalam wacana tersebut.
Menurut dia, negara semestinya berperan sebagai pelindung hak warga negara, bukan sebagai pihak yang menentukan legitimasi aktivis HAM.
"Kalau pemerintah menentukan siapa aktivis dan bukan, maka ada potensi pemerintah bukan lagi pelindung, tetapi justru bagian dari persoalan," katanya.
Sebelumnya, Menteri HAM Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan tim asesor untuk menentukan status aktivis HAM.
Menurut dia, mekanisme tersebut diperlukan untuk mencegah penyalahgunaan status aktivis dalam proses hukum.
"Tim asesor itu yang nanti akan memilih dia ini aktivis atau bukan," kata Pigai dalam wawancara di Jakarta, Rabu, 29 April 2026.
Ia menyebut penilaian akan berbasis pada kriteria tertentu yang melihat konteks tindakan seseorang dalam suatu peristiwa, bukan semata-mata klaim status.*
(tt/ad)
JAKARTA Pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp820,9 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RA
EKONOMI
BANDA ACEH Polda Aceh bersama TNI menggelar apel kesiapan pengamanan peringatan Hari Damai Aceh 2026 di depan Masjid Raya Baiturrahman,
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh membagikan 6.000 bendera Merah Putih kepada masyarakat untuk menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyaksikan penyampaian pidato Presiden RI Prabowo Subianto terkait R
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyaks
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu&039ti menjelaskan rencana pembelajaran bahasa asing sejak kelas
NASIONAL
JAKARTA Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej mengungkapkan pemerintah tengah menyusun Rancangan U
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengukuhkan 74 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) P
PEMERINTAHAN
PESISIR SELATAN Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mempercepat pemulihan permanen
NASIONAL
ACEH TAMIANG Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera memperkuat koordinasi dengan Pemer
NASIONAL