DUGAAN SKANDAL MARK-UP MBG: SPPG Tembung 3 Belanja Bahan Baku Harian di Dua Usaha Dagang
MEDAN Tempat belanja kebutuhan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Medan Tembung 3 yang diduga melakukan mark up harga bahan ba
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN – Aksi pencurian emas batangan di sebuah toko emas di Kota Medan terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial.
Seorang pria yang berpura-pura menjadi pembeli berhasil membawa kabur emas batangan seberat 150 gram dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp400 juta.
Peristiwa tersebut terjadi di Toko Mas Agung, Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, pada Sabtu (23/5/2026).Baca Juga:
Dalam rekaman CCTV yang beredar, pelaku terlihat datang ke toko dengan mengenakan helm dan masker.
Awalnya, pria tersebut berpura-pura hendak membeli emas batangan dan meminta untuk melihat barang yang akan dibelinya.
Pelaku bahkan sempat memotret emas batangan menggunakan telepon genggam dengan alasan memeriksa atau memastikan keaslian produk yang ditawarkan.
Namun, setelah emas berada di tangannya, pelaku diduga langsung memanfaatkan kelengahan karyawan toko untuk melarikan diri.
Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Poltak Tambunan, mengatakan pelaku memperoleh emas batangan tersebut dalam dua tahap.
Menurutnya, karyawan toko menyerahkan emas kepada pelaku tanpa mengenal identitas yang bersangkutan secara jelas.
"Dari hasil pemeriksaan, emas diberikan dua kali. Awalnya emas batangan 50 gram, kemudian disusul emas batangan 100 gram," ujar Poltak Tambunan, Senin (25/5/2026).
Setelah kedua emas batangan itu berada dalam penguasaannya, pelaku langsung kabur dari lokasi sambil membawa seluruh emas yang sebelumnya diperlihatkan oleh karyawan toko.
Akibat kejadian tersebut, pemilik toko mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp400 juta.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa rekaman CCTV, serta meminta keterangan sejumlah saksi guna mengidentifikasi dan memburu pelaku.
Poltak menyayangkan respons karyawan toko yang dinilai kurang sigap saat kejadian berlangsung.
Menurutnya, setelah pelaku melarikan diri, tidak ada upaya spontan seperti berteriak meminta pertolongan warga sekitar yang berpotensi membantu menghentikan aksi pelaku.
"Kalau saat itu langsung berteriak, kemungkinan warga sekitar bisa membantu. Dari hasil pengecekan, motor yang digunakan pelaku terparkir tidak jauh dari lokasi," katanya.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas pelaku dan melacak keberadaan emas batangan yang dibawa kabur.
Kasus tersebut kembali menjadi pengingat bagi pelaku usaha perhiasan dan toko emas agar meningkatkan sistem keamanan serta lebih berhati-hati saat melayani calon pembeli yang belum dikenal.*
(d/ad)
MEDAN Tempat belanja kebutuhan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Medan Tembung 3 yang diduga melakukan mark up harga bahan ba
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku terus memperkuat upaya pembinaan narapidana pengguna narkotika, psikotro
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Politikus senior Partai Golkar Rully Chairul Azwar membahas peluang pengembangan bisnis pengolahan sampah di Indonesia. Pembahasan
NASIONAL
JAKARTA Desakan agar kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ditetapkan sebagai bencana nasional semakin menguat. Sejumlah pihak, mulai dari
NASIONAL
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah meminta majelis hakim membatalkan surat dakwaan
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH BESAR Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar melalui penandatanga
PENDIDIKAN
SAMARINDA Keberadaan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas&039ud di Singapura menjadi sorotan publik di tengah kebakaran hutan dan
PEMERINTAHAN
MEDAN Kualitas udara di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) berada pada kategori sedang hingga tidak sehat pada Rabu (14/10/2026). Ber
KESEHATAN
MEDAN Sebaran asap terdeteksi di seluruh wilayah Sumatera Utara (Sumut) pada Rabu (14/10/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofis
KESEHATAN
BATU BARA Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan keterampilan warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA La
NASIONAL