Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Menurutnya, hakim harus berpihak pada keadilan, bukan kepada pihak yang sedang berperkara.
"Produk utama hakim dan aparatur pengadilan adalah keadilan. Karena itu,
integritas harus dijunjung setinggi mungkin," tegasnya.
Adapun prinsip ketiga adalah bekerja dengan sepenuh hati. Nursyam mengajak seluruh aparatur menjadikan pekerjaan sebagai bentuk pengabdian dan ibadah, bukan semata-mata sarana mencari nafkah.
Ia juga mendorong terciptanya suasana kerja yang harmonis dan nyaman agar kantor pengadilan menjadi lingkungan yang mendukung profesionalisme sekaligus kebersamaan.
Baca Juga:
"Jadikan kantor ini sebagai rumah kedua. Bangun hubungan yang baik dan penuh persaudaraan dengan sesama aparatur pengadilan," ujarnya.
Nursyam optimistis apabila ketiga nilai tersebut dijalankan secara konsisten, PN Banda Aceh akan mampu memberikan pelayanan hukum yang lebih baik kepada masyarakat pencari keadilan.
Menurut dia, peningkatan kualitas pelayanan publik akan berbanding lurus dengan tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah Hakim Tinggi PT Banda Aceh, di antaranya Dr. Taqwaddin, Dr. Firmansyah, Rahmawati, Irwan Efendi, dan M. Joni Kemri, serta jajaran sekretariat PT Banda Aceh.
Sementara itu, Wakil Ketua PN Banda Aceh Fauzi menyampaikan apresiasi atas pembinaan yang diberikan oleh PT Banda Aceh.
Mewakili Ketua PN Banda Aceh, Dr. Teuku Syarafi, yang sedang menunaikan ibadah haji, Fauzi berkomitmen menindaklanjuti seluruh hasil pengawasan dan arahan yang telah disampaikan.
"Kami mengucapkan terima kasih atas bimbingan dan pembinaan yang diberikan. Kami akan segera menindaklanjuti hasil pengawasan yang telah dilakukan," kata Fauzi.*
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.