BREAKING NEWS
Senin, 01 Juni 2026

Guru Dibacok Komplotan Maling Sawit di Labuhanbatu, 1 Pelaku Ditangkap dan 2 Diburu Polisi

Johan - Senin, 01 Juni 2026 20:48 WIB
Guru Dibacok Komplotan Maling Sawit di Labuhanbatu, 1 Pelaku Ditangkap dan 2 Diburu Polisi
ilustrasi. (Foto: rri)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

LABUHANBATU Polisi berhasil mengamankan satu pelaku pembacokan terhadap seorang guru yang terjadi di Dusun Tanjung Makmur, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Sementara dua pelaku lainnya hingga kini masih dalam pengejaran petugas.

Kasatreskrim Polres Labuhanbatu AKP M Jihad Fajar Balman mengatakan, satu anggota komplotan yang diduga terlibat dalam aksi pencurian buah sawit sekaligus penganiayaan terhadap korban telah diamankan saat kejadian berlangsung.

"Satu orang sudah diamankan saat kejadian," ujar Jihad, Senin (1/6/2026).

Baca Juga:

Menurutnya, polisi saat ini masih memburu dua pelaku lain yang melarikan diri usai peristiwa pembacokan tersebut. Pihak kepolisian mengimbau keduanya segera menyerahkan diri sebelum dilakukan tindakan tegas sesuai prosedur hukum.

"Masih dikejar dua lagi," katanya.

Peristiwa pembacokan itu menimpa Fadli Haqqi Romadhona Ritonga (36), seorang guru yang juga memiliki kebun kelapa sawit di Desa Tanjung Harapan. Kejadian bermula saat korban melakukan pengecekan kebun pada Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.

Saat berada di area perkebunan, korban memergoki tiga pria yang membawa sejumlah buah sawit yang diduga berasal dari kebunnya. Ketiganya juga diketahui membawa senjata tajam dan alat panen sawit.

Korban kemudian menanyakan asal-usul buah sawit yang dibawa para pelaku. Namun pertanyaan tersebut justru memicu emosi para terduga pelaku.

Menurut keterangan korban, salah seorang pelaku yang diketahui berinisial BR alias Ucok sempat mengancam akan membunuh dirinya apabila terus mempertanyakan asal buah sawit tersebut.

Tak lama kemudian, pelaku diduga langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam. Korban berusaha menangkis serangan tersebut dengan tangan kiri hingga mengalami luka bacok serius. Selain itu, korban juga mengalami luka robek pada bagian sela jari kaki kiri.

Aksi penganiayaan itu akhirnya berhasil dihentikan setelah sejumlah warga bersama petugas penjaga alat berat yang berada di sekitar lokasi datang memberikan pertolongan.

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Labuhanbatu. Polisi yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku.

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Wabup Labusel Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan
Pemkab Labusel Sembelih 56 Hewan Kurban Iduladha 1447 H, Daging Dibagikan ke ASN dan Warga
Labusel Jadi Satu-satunya Daerah di Sumut Raih Opini WTP 13 Kali Berturut-turut
Irdam I/BB Tinjau KDKMP dan Jembatan Garuda di Labuhanbatu, Pastikan Siap Dimanfaatkan Warga
Pengamat: Polisi Aktif Duduki Jabatan Sipil Bisa Perkuat Pengaruh Kekuasaan
Pemerintah Ingin Kurangi Polisi Aktif di Jabatan Sipil, Kompolnas Buka Suara
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru