10 Gubernur se-Sumatera Bakal Teken Kesepakatan Bersama, Sumut Jadi Penggerak Sinergi Pembangunan
MEDAN Provinsi Sumatera Utara akan mengambil peran strategis dalam memperkuat sinergi pembangunan antardaerah di Pulau Sumatera. Langkah
PEMERINTAHAN
JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap alasan tidak menyita 21.801 unit motor listrik yang menjadi bagian dari proyek pengadaan senilai lebih dari Rp1 triliun dalam kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi, menjelaskan ribuan motor listrik tersebut tidak disita karena sebagian besar sudah tersebar dan digunakan di berbagai daerah.
"Kalau barang itu sudah sampai di daerah dan sudah digunakan, tentu tidak akan kami lakukan penyitaan," ujar Syarief kepada wartawan, Kamis (4/6/2026).Baca Juga:
Menurutnya, penyidik tidak perlu menyita seluruh unit motor listrik untuk membuktikan adanya dugaan tindak pidana korupsi. Kejagung hanya mengambil sampel dan fokus menelusuri proses pengadaan, dokumen pendukung, serta aliran dana yang terkait dengan proyek tersebut.
"Yang kami teliti adalah jejak-jejak pengadaannya. Tidak perlu semuanya disita karena barang-barang itu sudah dimanfaatkan di daerah masing-masing," katanya.
Kasus ini merupakan bagian dari penyidikan dugaan korupsi tata kelola pengadaan barang dan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025-2026 yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, bersama dua mantan wakilnya, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.
Kejagung menduga ketiganya melakukan intervensi terhadap proses pengadaan barang dengan memengaruhi penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Akibatnya, sejumlah pengadaan dinilai tidak sesuai kebutuhan riil program dan berpotensi menimbulkan kerugian negara.
Salah satu temuan penyidik adalah pengadaan 21.801 unit motor listrik dengan nilai kontrak mencapai Rp1,03 triliun. Proyek tersebut diduga dimenangkan oleh vendor yang tidak memenuhi persyaratan karena tidak memiliki dealer maupun bengkel aktif sebagaimana ketentuan yang berlaku.
Selain itu, penyidik juga menemukan indikasi mark up dalam sejumlah pengadaan lainnya, termasuk 32.000 pasang sepatu, 31.994 unit tablet, dan 5.400 unit televisi berukuran 75 inci yang disebut tidak sesuai kebutuhan operasional program MBG.
Tak hanya itu, Kejagung juga mendalami dugaan penunjukan yayasan tertentu sebagai Mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Yayasan-yayasan tersebut diduga memiliki keterkaitan dengan sejumlah pejabat internal BGN dan digunakan sebagai sarana dalam praktik penyimpangan.
Penyidik memastikan proses pengusutan masih terus berlangsung dengan fokus pada pengumpulan alat bukti, pemeriksaan saksi, serta penelusuran aliran dana yang diduga terkait dengan tindak pidana korupsi dalam program strategis nasional tersebut.*
(in/dh)
MEDAN Provinsi Sumatera Utara akan mengambil peran strategis dalam memperkuat sinergi pembangunan antardaerah di Pulau Sumatera. Langkah
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kenaikan harga avtur mulai memengaruhi ruang penyesuaian tarif penerbangan nasional. Pemerintah memberikan keleluasaan kepada ma
EKONOMI
BINJAI Polres Binjai melalui Satuan Reserse Narkoba kembali mengungkap kasus peredaran narkotika. Dalam kurun waktu dua hari, 31 Agustus
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono meluruskan informasi mengenai anggaran Rp103 miliar yang sebelumnya disebut sebagai d
EKONOMI
BINJAI Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H. melaksanakan salat Jumat berjemaah bersama elemen masyarakat dan tokoh muda
NASIONAL
TANJUNGBALAI Belajar tidak selalu harus berlangsung di dalam kelas. Pengalaman melihat langsung lingkungan dan memahami persoalan di sek
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menghadiri acara syukuran dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau kondisi bangunan gedung bersejarah yang berada di Jalan DI Panjaitan, Kel
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menerima audiensi Forum Mahasiswa Aktivis dan Masyarakat (FMAM) Kota Tanjungbalai
PEMERINTAHAN
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang kembali turun langsung menemui masyarakat melalui prog
PEMERINTAHAN