BREAKING NEWS
Jumat, 05 Juni 2026

Usai Soroti Isu Ketenagakerjaan, Ketum PB IMBI-SU Mengaku Diblacklist dan Diusir dari The Break Pool and Cafe Binjai

Hadyan - Jumat, 05 Juni 2026 14:45 WIB
Usai Soroti Isu Ketenagakerjaan, Ketum PB IMBI-SU Mengaku Diblacklist dan Diusir dari The Break Pool and Cafe Binjai
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa Binjai Sumatera Utara (PB IMBI-SU), Aldo Tarigan. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BINJAI – Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa Binjai Sumatera Utara (PB IMBI-SU), Aldo Tarigan, mengaku mengalami pengusiran saat berada di The Break Pool and Cafe Binjai yang berlokasi di Jalan Jenderal Gatot Subroto No. 34, Kelurahan Limau Mungkur, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai.

Menurut Aldo, peristiwa itu terjadi ketika dirinya datang sebagai pelanggan untuk bermain biliar di tempat usaha tersebut.

Namun, ia mengaku diminta meninggalkan lokasi oleh pihak pengelola dengan alasan namanya telah masuk dalam daftar hitam (blacklist) atas instruksi manajemen.

Baca Juga:

Aldo menilai tindakan tersebut menimbulkan pertanyaan terkait kebebasan masyarakat dalam menyampaikan kritik, khususnya terhadap persoalan yang menyangkut kepentingan pekerja.

Ia menduga tindakan yang diterimanya berkaitan dengan sikap organisasi yang selama ini menyoroti sejumlah persoalan ketenagakerjaan yang disebut terjadi di lingkungan usaha tersebut.

"Apakah saat ini sudah tidak boleh lagi menyampaikan kritik terhadap persoalan yang menyangkut kepentingan pekerja?" kata Aldo dalam keterangannya.

Polemik antara PB IMBI-SU dan pihak The Break Pool and Cafe Binjai disebut bukan kali pertama terjadi.

Sejak Maret 2026, organisasi mahasiswa tersebut mengaku menerima berbagai laporan dan keluhan yang berkaitan dengan kondisi tenaga kerja di tempat usaha tersebut.

Selain isu mengenai hak-hak pekerja, organisasi itu juga mengaku memperoleh informasi terkait dugaan pemotongan gaji yang disampaikan oleh sejumlah pekerja.

Namun, tudingan tersebut hingga kini belum mendapat tanggapan resmi dari pihak manajemen.

Atas kejadian yang dialaminya, Aldo meminta manajemen The Break Pool and Cafe Binjai memberikan klarifikasi terbuka kepada publik mengenai berbagai persoalan yang berkembang, termasuk terkait dugaan pengusiran yang dialaminya.

"Kami meminta pihak manajemen memberikan klarifikasi terbuka atas berbagai persoalan yang terjadi serta menyampaikan permohonan maaf secara langsung terkait tindakan pengusiran yang kami alami," ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, pihak manajemen The Break Pool and Cafe Binjai belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bangkit dari Vakum! Koperasi Syariah Perintis Mart 2 Gelar RAT ke-14 di Tanjab Timur, Bahas Penguatan Usaha dan Ekspansi Bisnis
KUR Mandiri 2026 Tawarkan Pinjaman hingga Rp100 Juta, Ini Tabel Angsuran dan Syaratnya
Eks Wamenaker Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Sertifikasi K3
PKS SGAM Jelaskan Alasan Harga TBS Sawit Tidak Selalu Sama dengan Daerah Lain
UMKM Wajib Tahu! KUR BNI 2026 Pinjaman Rp100 Juta, Cicilan Mulai Rp1,9 Juta
Aktivis Muda Binjai Desak Audit Besar-Besaran Program BGN Usai Mencuat Dugaan Korupsi: Bentuk Pengkhianatan terhadap Rakyat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru