8 Eks Anggota TPNPB-OPM di Papua Pegunungan Nyatakan Setia ke Indonesia, Serahkan Senjata
PAPUA PEGUNUNGAN Delapan anggota TPNPBOPM Kodap XV/Ngalum Kupel dilaporkan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
NASIONAL
JAKARTA — Polda Metro Jaya menangkap dua orang yang kedapatan membawa bom molotov di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, Jumat, 12 Juni 2026.
Kedua orang tersebut diduga hendak menyusup dan bergabung dengan aksi demonstrasi mahasiswa Universitas Indonesia (UI) di sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, kedua pelaku diduga berasal dari kelompok yang telah dipetakan kepolisian sebagai perusuh.Baca Juga:
Keduanya bukan bagian dari mahasiswa yang menggelar aksi.
"Satgas Gakkum Polda Metro Jaya sudah mengidentifikasi beberapa kelompok orang yang akan bergabung dengan kelompok aksi mahasiswa dan membawa molotov. Dua orang sudah diamankan," kata Budi di Pos Polisi Bundaran HI, Jakarta.
Menurut polisi, penangkapan dilakukan setelah adanya pemantauan dan profiling sejak pagi hari terhadap kelompok yang diduga akan menunggangi aksi mahasiswa.
"Dari pagi kami sudah memonitor dan mengidentifikasi beberapa orang yang mencoba mendompleng," ujarnya.
Polisi memastikan kedua orang yang ditangkap bukan mahasiswa.
Saat ini, keduanya telah dibawa ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya untuk diperiksa lebih lanjut.
Budi juga menyebut aparat masih mendalami asal-usul serta kemungkinan afiliasi kelompok tersebut.
"Polda Metro Jaya akan melakukan tindakan tegas bagi kelompok yang mencoba merusak penyampaian aspirasi," kata dia.
Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita barang bukti berupa bom molotov serta mengamankan dokumentasi kedua pelaku.
Di sisi lain, ratusan mahasiswa UI tetap bertahan di sekitar Bundaran HI dengan pengawalan ketat aparat TNI-Polri.
Polisi juga membentuk barikade untuk membatasi pergerakan massa aksi.
Aksi tersebut digelar dengan membawa lima tuntutan utama, yakni:
- Menghentikan pemborosan APBN
- Menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM
- Menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih
- Menghentikan militerisme di ranah sipil
- Mendesak Presiden Prabowo Subianto mengakui kesalahan pemerintah
Hingga malam hari, situasi di sekitar Bundaran HI dilaporkan masih dalam pengawasan ketat aparat kepolisian.*
(tb/ad)
PAPUA PEGUNUNGAN Delapan anggota TPNPBOPM Kodap XV/Ngalum Kupel dilaporkan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
NASIONAL
JAKARTA Layanan media sosial milik Meta, yakni WhatsApp, Instagram, dan Facebook, dilaporkan mengalami gangguan pada Jumat malam (12/6/202
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) masih menelusuri klaim mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, yang menyebut adany
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan praktik penggelembungan harga atau mark up dalam pengadaan sepeda motor listrik untuk
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ribuan mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Ju
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kota Medan memastikan kondisi keuangan daerah masih aman dan mencukupi untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perj
PEMERINTAHAN
MEDAN Dewan Pengawas Perum Bulog, Frans B. M. Dabukke, meninjau langsung pelaksanaan Program Bantuan Pangan (Banpang) di Sumatera Utara un
EKONOMI
JAKARTA Layanan media sosial Facebook dan Messenger dilaporkan mengalami gangguan massal di berbagai negara pada Jumat, 12 Juni 2026. Gang
SAINS DAN TEKNOLOGI
BALI Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner resmi melepas masa lajang setelah melangsungkan akad nikah dengan selebritas Jennifer Coppen, J
ENTERTAINMENT
JAKARTA Polda Metro Jaya menjelaskan alasan tidak diperbolehkannya massa mahasiswa menuju kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta P
PERISTIWA