BREAKING NEWS
Kamis, 18 Juni 2026

Penyelundupan Sabu Jalur Laut Digagalkan, Nelayan Tanjung Balai Ditangkap Usai Jemput 10 Kilogram Narkoba dari Perairan Malaysia

Johan - Selasa, 16 Juni 2026 15:35 WIB
Penyelundupan Sabu Jalur Laut Digagalkan, Nelayan Tanjung Balai Ditangkap Usai Jemput 10 Kilogram Narkoba dari Perairan Malaysia
Penangkapan kurir narkoba di perairan Asahan (Foto: Dok.Ditresnarkoba Polda Sumut)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN– Aparat gabungan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara bersama Bea Cukai Teluk Nibung dan Polres Tanjung Balai menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 10 kilogram yang diduga berasal dari jaringan internasional Malaysia.

Dalam operasi yang dilakukan di perairan Asahan, Sumatera Utara, petugas menangkap seorang pria bernama Erwin alias Kewel (42), seorang nelayan asal Kota Tanjung Balai yang diduga berperan sebagai kurir narkoba jalur laut.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Andy Arisandi, mengatakan penangkapan dilakukan setelah pihaknya menerima informasi terkait masuknya narkotika dari Malaysia menuju Indonesia melalui jalur perairan.

Baca Juga:

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan melakukan patroli menggunakan kapal milik Bea Cukai dan melakukan pengintaian terhadap kapal yang dicurigai membawa barang terlarang.

Saat kapal target berhasil dihentikan dan diperiksa, petugas menemukan 10 bungkus sabu yang dikemas dalam kemasan teh China. Total barang bukti yang diamankan mencapai 10 kilogram.

"Petugas menemukan 10 bungkus narkotika jenis sabu dengan berat total sekitar 10 kilogram yang disembunyikan di dalam kapal," kata Andy, Selasa, 16 Juni 2026.

Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku baru saja mengambil paket narkotika tersebut dari perairan Malaysia sebelum membawanya masuk ke wilayah Indonesia.

Barang haram itu rencananya akan dibawa ke Kota Tanjung Balai sebelum diedarkan kembali melalui jalur darat menuju Kota Medan.

Polda Sumut menduga tersangka merupakan bagian dari jaringan peredaran narkoba lintas negara yang melibatkan Malaysia, Tanjung Balai, dan Medan sebagai jalur distribusi.

Saat ini penyidik masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain, termasuk jaringan penerima, lokasi penyimpanan, hingga tujuan akhir pengiriman narkotika tersebut.

Polisi juga terus mengembangkan penyelidikan guna mengungkap aktor utama di balik penyelundupan sabu bernilai miliaran rupiah tersebut.

Pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya aparat dalam memperketat pengawasan jalur laut yang selama ini kerap dimanfaatkan sindikat narkoba internasional untuk memasukkan barang terlarang ke Indonesia.

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru