Kawal Proyek Peta Dasar Rp 4,7 Triliun BIG dari Bank Dunia, Kejagung Pasang Badan Mencegah Korupsi
JAKARTA Kejaksaan Agung melalui Jaksa Agung Muda Intelijen (JAMIntel) Reda Manthovani bersama Badan Informasi Geospasial (BIG) mengawal p
NASIONAL
SEMARANG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah aset milik Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq (FAR), termasuk sebuah rumah mewah di Kota Semarang dan tiga unit minimarket di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Penyitaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan kerugian negara (asset recovery) dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Fadia Arafiq.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, rumah yang disita berada di wilayah Kota Semarang dan kini telah berada dalam penguasaan penyidik.Baca Juga:
"Penyidik telah menyita salah satu rumah saudari FAR yang berlokasi di wilayah Semarang," ujar Budi dalam keterangan tertulis, Kamis (18/6/2026).
Berdasarkan data yang dirilis KPK, aset tersebut berupa sebidang tanah beserta bangunan dengan luas sekitar 214 meter persegi yang memiliki nilai ekonomis cukup tinggi.
Tak hanya rumah mewah, penyidik KPK juga menyita tiga unit minimarket waralaba yang berada di Kabupaten Pekalongan. Penyitaan dilakukan pada 15 hingga 16 Juni 2026 dengan pemasangan plang resmi di lokasi usaha tersebut.
Selain minimarket, penyidik turut menyasar aset usaha lain berupa salon kecantikan yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang ditangani.
KPK menegaskan seluruh aset yang telah disita kini berstatus sebagai barang sitaan negara untuk kepentingan pembuktian di persidangan.
Lembaga antirasuah itu juga mengingatkan seluruh pihak agar tidak memindahkan, merusak, maupun menghilangkan tanda penyitaan yang telah dipasang penyidik.
"KPK mengimbau pihak terkait agar tidak mencoba menutup, memindahkan, atau merusak plang penyitaan yang telah dipasang," tegas Budi.
Saat ini KPK masih terus menelusuri kemungkinan adanya aset lain milik Fadia Arafiq yang diduga berasal dari hasil tindak pidana korupsi. Penelusuran dilakukan bersama Direktorat Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi (Labuksi) guna mengoptimalkan pengembalian kerugian negara.
Penyitaan aset tersebut menjadi bagian dari langkah KPK dalam memaksimalkan pemulihan aset hasil korupsi sekaligus mendukung proses penegakan hukum yang sedang berjalan.*
JAKARTA Kejaksaan Agung melalui Jaksa Agung Muda Intelijen (JAMIntel) Reda Manthovani bersama Badan Informasi Geospasial (BIG) mengawal p
NASIONAL
JAKARTA Akademisi Rocky Gerung menyoroti gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) terkait syarat pendidikan pencalonan Gibran Rakab
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pelestarian budaya dan cagar budaya merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya,
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi inovasi sosial yang digagas Kecamatan Medan Denai melalui program ANJELI dan K
PEMERINTAHAN
MEDAN Kualitas udara di Kota Medan dilaporkan memburuk akibat sebaran asap di sejumlah wilayah Sumatera Utara. Wali Kota Medan Rico Waas me
KESEHATAN
BANDA ACEH Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh memperkuat komitmen memberikan pelayanan yang semakin humanis dan profesional kep
PERISTIWA
MEDAN Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) memasok beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Minyakita dalam keg
EKONOMI
JAKARTA PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM meraih delapan penghargaan dalam ajang Environmental and Social Innovation Awar
NASIONAL
MEDAN Ketua Umum Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Adardam Achyar mempertanyakan pemidanaan terhadap surat yang dibuat advokat dalam menjal
POLITIK
MANDAILING NATAL Foto mobil dinas Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) digunakan untuk mengangkut
PERISTIWA