BREAKING NEWS
Sabtu, 20 Juni 2026

MK Tolak Gugatan Kewajiban Nafkah Suami, Ini Alasan Suami Bisa Merasa Seperti Mesin ATM dalam Rumah Tangga

Johan - Sabtu, 20 Juni 2026 10:35 WIB
MK Tolak Gugatan Kewajiban Nafkah Suami, Ini Alasan Suami Bisa Merasa Seperti Mesin ATM dalam Rumah Tangga
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan terhadap Pasal 34 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan yang mengatur kewajiban suami memberi nafkah kepada keluarga.

Dalam putusannya, MK menegaskan bahwa pembagian peran antara suami dan istri bukan merupakan bentuk diskriminasi, melainkan pengaturan tanggung jawab yang tetap menjamin keseimbangan hak kedua belah pihak.

Meski demikian, di balik aspek hukum tersebut, persoalan nafkah dalam rumah tangga ternyata menyimpan dimensi psikologis yang lebih kompleks.

Baca Juga:

Psikolog Danti Wulan Manunggal mengungkapkan bahwa konflik finansial dalam rumah tangga sering kali tidak semata-mata berkaitan dengan nominal uang yang dikeluarkan.

"Secara psikologis, isu finansial dalam rumah tangga jarang murni tentang angka atau nominal uang," ungkap Danti Wulan Manunggal, S.Psi., Psikolog, pada Jumat (19/6/2026).

"Sering menjadi manifestasi dari masalah kekuasaan (power), penghargaan (appreciation), dan rasa aman (security)," lanjutnya.

Menurut Danti, kewajiban mencari nafkah memang menjadi tanggung jawab yang melekat pada suami, baik secara hukum maupun norma sosial.

Namun dalam praktiknya, tekanan psikologis dapat muncul ketika beban tersebut tidak diimbangi dengan dukungan emosional dari pasangan.

Ia menjelaskan, banyak suami yang merasa perannya dalam keluarga hanya dinilai dari kemampuan memenuhi kebutuhan ekonomi.

"Absennya apresiasi membuat suami merasa fungsinya direduksi hanya menjadi mesin ATM," ujar Danti.

Kondisi tersebut dapat memicu kelelahan mental atau burnout.

Ketika kerja keras mencari nafkah dianggap sebagai sesuatu yang biasa dan tidak mendapatkan penghargaan dari pasangan, motivasi untuk terus berjuang perlahan bisa menurun.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bukan Jepang atau Amerika, Indonesia Jadi Negara Paling Optimistis Hadapi Tahun 2026
Harga Emas Antam Turun Lagi! Kini Rp2,668 Juta per Gram
Kabar Baik untuk UMKM! KUR Mandiri 2026 Tawarkan Pinjaman Besar dengan Bunga Ringan
Pemerintah Percepat Pemulihan Pascabencana di Sumatera, Infrastruktur Permanen Jadi Prioritas
Antusiasme Tak Surut Meski Hujan, Ribuan Warga Tetap Hadiri Kajian Ustaz Adi Hidayat di Bhayangkara Fest 2026
Prakiraan Cuaca Bali Hari Ini, Sabtu 20 Juni 2026: Sebagian Besar Wilayah Cerah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru