BREAKING NEWS
Selasa, 30 Juni 2026

Waspada Modus Baru! Pria Berseragam Polisi Tipu Satpol PP Medan, Motor Raib Dibawa Kabur

Johan - Selasa, 30 Juni 2026 10:52 WIB
Waspada Modus Baru! Pria Berseragam Polisi Tipu Satpol PP Medan, Motor Raib Dibawa Kabur
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan, Ardi Kusuma Damanik (41), menjadi korban dugaan penipuan bermodus pinjam kendaraan yang dilakukan seorang pria mengenakan seragam menyerupai anggota Polri.

Akibat kejadian tersebut, sepeda motor yang biasa digunakan Ardi untuk bertugas di lingkungan Kantor Wali Kota Medan raib dibawa pelaku.

Peristiwa itu terjadi di depan sebuah kompleks perumahan yang berada di sekitar area parkir belakang Kantor Wali Kota Medan pada Kamis (25/6/2026) sore.

Baca Juga:

Selain kehilangan sepeda motor, korban juga kehilangan sejumlah dokumen penting yang tersimpan di dalam jok kendaraan.

Dokumen tersebut di antaranya KTP, STNK, buku tabungan, beberapa kartu ATM, serta uang tunai sekitar Rp130 ribu.

Di dalam rekening ATM itu juga terdapat saldo sekitar Rp600 ribu.


Ardi berharap pelaku segera ditangkap dan motor yang baru delapan bulan dicicilnya dapat kembali.

Ardi mengaku awalnya tidak menaruh curiga karena pria tersebut mengenakan pakaian yang menyerupai seragam dinas kepolisian.

Ia melihat terdapat lambang satu bunga melati berwarna emas di kerah seragam yang identik dengan pangkat Komisaris Polisi (Kompol).

Namun, identitas pada bagian dada tidak terlihat karena tertutup jaket.

"Jadi, sebenarnya karena seragamnya tadi menyerupai seragam seperti ibaratnya aparat penegak hukum. Jadi, karena pangkatnya muncul di kerah bajunya dengan pangkat Kompol, warna pangkat itu warna kuning, bunga melati satu," sebut Ardi.

Hingga kini, belum dapat dipastikan apakah pelaku benar-benar anggota Polri atau hanya menggunakan atribut yang menyerupai seragam kepolisian.

Korban mengatakan pelaku datang dengan alasan sepeda motornya mengalami kerusakan.

Pelaku kemudian meminta meminjam motor milik Ardi dengan dalih hendak menjemput anaknya di kawasan Jalan WR Supratman, Medan.

Di lokasi kejadian juga terdapat seorang tukang becak yang ikut meyakinkan korban.

Orang tersebut mengaku mengenal pelaku dan mengatakan bahwa istri pelaku bekerja di lingkungan Kantor Wali Kota Medan.

Karena merasa sedang membantu sesama aparat, Ardi akhirnya meminjamkan motornya.

"Sebenarnya saya itu sadar, tapi memang karena jiwa saya ini mau menolong, membantu. Terus dia (pelaku) karena dia pakai pakaian seragam tadi, ibaratnya saya juga Polisi Pamong Praja," ujarnya.

Setelah menunggu hingga sekitar pukul 22.00 WIB, pelaku tidak juga kembali.

Menyadari dirinya menjadi korban penipuan, Ardi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Baru pada 26 Juni 2026.

Laporan polisi tersebut teregister dengan nomor:

LP/B/586/VI/2026/SPKT/Polsek Medan Baru/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara.

Korban berharap aparat kepolisian segera mengungkap kasus tersebut agar tidak muncul korban lainnya.

"Saya berharap pada pihak yang berwajib dan yang berwenang agar segera menangkap pelaku karena ini sudah meresahkan masyarakat di Kota Medan dan sekitarnya. Supaya tidak ada lagi korban-korban berikutnya," ujarnya.

Setelah kejadian, pelaku diketahui meninggalkan sepeda motor lain di lokasi. Ardi kemudian menelusuri kepemilikan kendaraan tersebut melalui Samsat.

Hasil penelusuran mengarah kepada seorang warga Medan Johor. Saat didatangi, pemilik asli motor itu mengaku juga menjadi korban dengan modus serupa.

Menurut keterangan korban lain tersebut, pelaku saat itu mengenakan seragam Brimob dan berpura-pura meminjam motor sebelum akhirnya membawa kabur kendaraan miliknya.

"(Kata Pak I) pelakunya pakai pakaian Brimob. Jadi, itu di hari yang sama. Sama pelaku ini. Setelah dibawa dari sana, dia ambil motor saya, meminjam juga motifnya," kata Ardi.

Temuan itu memperkuat dugaan bahwa pelaku telah beberapa kali menjalankan aksi menggunakan modus seragam aparat untuk memperoleh kepercayaan korban.

Kapolsek Medan Baru, Kompol Bambang G. Hutabarat, membenarkan pihaknya telah menerima laporan korban dan saat ini proses penyelidikan masih berlangsung.

Polisi juga masih mendalami identitas pelaku, termasuk memastikan apakah pelaku memiliki kaitan dengan institusi kepolisian atau hanya menggunakan atribut yang menyerupai seragam Polri.

"Laporannya sudah kami terima dan tengah diselidiki ya," kata Bambang.

Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap orang yang meminjam kendaraan, meskipun mengenakan atribut yang menyerupai aparat penegak hukum.

Masyarakat juga diminta segera melapor apabila mengetahui keberadaan pelaku atau memiliki informasi yang dapat membantu proses penyelidikan.* (d/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tak Perlu Antre di Kantor Polisi! Ini Jadwal SIM Keliling Medan Pekan Ini Lengkap dengan Lokasi, Syarat, dan Jam Layanannya
Hujan Tak Hentikan Semangat! Rico Waas Turun dari Panggung, Berdialog Langsung dengan Ratusan Pemuda pada Youth City Changers di Medan
Universitas Satya Terra Bhinneka Diresmikan, Zakiyuddin Harahap Harap Perluas Akses Pendidikan bagi Anak Kurang Mampu
Di Forum Pangan Nasional APEKSI, Rico Waas Dorong Kolaborasi Antardaerah untuk Perkuat Ketahanan Pangan Kota
Polda Aceh Ungkap Ratusan Kasus 3C Selama Semester I 2026, Ratusan Tersangka Diamankan
Viral! Pagar Monumen TD Pardede Raib Digondol Maling, Besi Hilang Capai 50 Meter
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru