Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Akhmad mengatakan Hotman Paris juga menyampaikan komitmennya untuk tidak mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari.
"Terus kemudian kami melihat Pak Hotman dengan legawa, dengan apa, besar hati juga dan berjanji tidak akan melakukan hal serupalah, hal serupa itu," ujar dia.
Ia menegaskan bahwa semangat utama dari pertemuan tersebut adalah menjaga persatuan.
"Itu intinya persatuan Indonesia ya, jadi konteksnya itu. Makanya di judulnya Persatuan Indonesia yang diutamakan. Persatuan Indonesia. Iya, jadi konteksnya itu, konteksnya itu," lanjutnya.
Setelah mendengar permintaan maaf tersebut, PWI menyatakan akan mencabut laporan polisi yang sebelumnya dilayangkan terhadap Hotman Paris.
Akhmad Munir mengatakan pencabutan laporan direncanakan dilakukan dalam waktu dekat karena persoalan telah diselesaikan secara kekeluargaan.
"Sehingga kami sama-sama bersepakat dan kami dengan, dengan keadaan seperti itu kami untuk kemudian bersepakat untuk bagaimana PWI mencabut laporannya," ujar Akhmad.
Saat ditanya mengenai waktu pencabutan laporan, ia menjawab:
"Belum, belum. Nanti saya ke, akan tentu saya akan apa, bersama teman-teman PWI untuk apa meminta laporannya nanti dicabut. Kalau nggak hari ini, paling telat besoklah," katanya.
Sebelumnya, Hotman Paris dilaporkan ke Polda Metro Jaya dalam dua perkara.
Laporan pertama diajukan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan terdaftar dengan nomor LP/B/5291/VII/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.
Laporan tersebut diajukan oleh Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum PWI Pusat, Anrico Pasaribu.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.