Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan terhadap kepala daerah.
Kali ini, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menjadi kepala daerah terbaru yang diamankan dalam operasi senyap lembaga antirasuah tersebut.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penindakan terhadap Bupati Pemalang bermula dari penyelidikan tertutup yang dilakukan tim KPK hingga berujung pada penangkapan sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam perkara dugaan korupsi.
Baca Juga:
Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan sebanyak 21 orang.
Rinciannya, lima orang diamankan di Jakarta, 15 orang di Kabupaten Pemalang, dan satu orang lainnya diamankan di Purworejo.
Lima orang yang diamankan di Jakarta kemudian menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK
Salah satu dari mereka adalah Bupati Pemalang Anom Widiyantoro.
Selain mengamankan sejumlah pihak, penyidik KPK juga menemukan barang bukti berupa uang tunai dengan nilai lebih dari Rp2 miliar.
"Adapun kegiatan penyelidikan tertutup ini terkait dengan dugaan penerimaan yang dilakukan oleh Bupati, terkait dengan proyek-proyek di wilayah Kabupaten Pemalang. Selain itu, penerimaan oleh Bupati juga diduga terkait dengan jual-beli jabatan," ujar Budi Prasetyo.
Anom Widiyantoro akhirnya keluar dari Gedung Merah Putih KPK dengan mengenakan rompi tahanan berwarna oranye dan tangan dalam kondisi diborgol.
Saat digiring menuju mobil tahanan, Anom menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Pemalang.
"Kita paham situasinya, kita minta maaf semua," kata Anom singkat.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.