Bantuan Bedah Rumah 2026 Pakai Data BPS, Ini Syarat dan Kriteria Penerimanya
JAKARTA Program Bedah Rumah menjadi salah satu program Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk membantu masyarakat memi
NASIONAL
JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan operasi tangkap tangan atau OTT tidak dilakukan secara asal.
Setiap tindakan penegakan hukum harus didukung alat bukti yang kuat sebelum seseorang ditetapkan sebagai pihak yang terjerat perkara korupsi.
Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat menjelaskan alasan operasi senyap KPK dalam beberapa waktu terakhir lebih banyak menangkap kepala daerah tingkat kabupaten atau kota dibandingkan gubernur maupun pejabat dengan jabatan lebih tinggi.Baca Juga:
Menurut Fitroh, OTT biasanya bermula dari laporan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti setelah ditemukan petunjuk serta bukti yang cukup.
"Yang kebetulan laporan yang cukup disertai dengan petunjuk atau alat bukti yang cukup kuat itu kebetulan di level bupati," kata Fitroh dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta, Jumat (31/7/2026).
Ia menjelaskan, kondisi tersebut membuat KPK melakukan operasi penindakan terhadap sejumlah bupati maupun wali kota.
Namun, bukan berarti kasus di tingkat gubernur tidak ada.
"Bukan berarti di level Gubernur enggak ada. Juga ada," tegas Fitroh.
Menurut dia, KPK memiliki batasan dalam melakukan upaya paksa.
Lembaga antirasuah tersebut tidak boleh melakukan penindakan tanpa dasar hukum yang kuat karena setiap langkah harus sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Hanya saja alat bukti untuk kemudian bisa dilakukan penangkapan belum cukup. Karena KPK juga tidak boleh melakukan penegakan hukum dengan serampangan. Tetap harus didasarkan kepada kecukupan alat bukti. Jangan sampai kemudian kita melakukan penegakan hukum tapi melanggar hukum," sambungnya.
Fitroh juga membantah adanya anggapan bahwa KPK melindungi kepala daerah tertentu atau sengaja tidak menindak pejabat yang diduga melakukan pelanggaran.
JAKARTA Program Bedah Rumah menjadi salah satu program Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk membantu masyarakat memi
NASIONAL
JAKARTA Presiden ke7 RI Joko Widodo atau Jokowi mengunjungi warga terdampak gempa di Desa Rokilore, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, N
NASIONAL
JAKARTA Tim kuasa hukum Roy Suryo menyiapkan sekitar 14 hingga 15 poin perlawanan atau eksepsi menjelang sidang perkara dugaan pencemara
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengaku tidak puas dengan draf Rancangan Undan
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meminta pemerintah memperkuat sanksi hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan atau karhutla. P
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar Ahmad Labib meminta Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara segera memastikan penyele
EKONOMI
DELI SERDANG Sapu lidi asal Sumatera Utara semakin diminati pasar Asia. Nilai ekspor komoditas tersebut sepanjang 2026 hingga awal Septe
PERTANIAN AGRIBISNIS
BATU BARA Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian bersama Wakil Bupati Syafrizal menerima audiensi dan silaturahmi Himpunan Mahasiswa Islam
PEMERINTAHAN
BATU BARA Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian menerima audiensi perwakilan PT Hijau Surya Biotechindo untuk membahas peluang kerja sama
PEMERINTAHAN
BATU BARA Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggar
PEMERINTAHAN