BREAKING NEWS
Minggu, 09 Agustus 2026

Ray Rangkuti Kembali Desak Prabowo Copot Kapolri Listyo Sigit, Ini 10 Alasannya

Johan - Minggu, 09 Agustus 2026 14:08 WIB
Ray Rangkuti Kembali Desak Prabowo Copot Kapolri Listyo Sigit, Ini 10 Alasannya
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (foto: Listyo Sigit Prabowo/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Pengamat politik Ray Rangkuti kembali mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mengganti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Menurut Ray, alasan untuk melakukan pergantian pucuk pimpinan Polri kini semakin banyak dibandingkan saat pertama kali ia menyampaikan desakan tersebut.

Ray mengatakan isu pergantian Kapolri kembali mencuat dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga:

Namun, kabar mengenai surat presiden atau supres terkait pergantian Kapolri disebut telah dibantah oleh DPR dan pemerintah.

"Beberapa hari ini mencuat isu bakal adanya pergantian Kapolri. Bahkan disebut-sebut supresnya telah disampaikan ke DPR. Akan berita ini, telah dibantah oleh DPR dan pemerintah," kata Ray dalam keterangannya, Minggu, 9 Agustus 2026.

Ray mengaku telah meminta Presiden Prabowo mengganti Kapolri sejak Januari 2025.

Saat itu, dia menyebut terdapat sekitar tiga atau empat alasan yang menjadi dasar desakan tersebut.

Kini, menurut Ray, jumlah alasan tersebut bertambah menjadi 10.

"Saya sendiri, sejak Januari 2025 lalu, telah seksama meminta presiden mengganti Kapolri. Bila pada tahun itu alasan menggantinya sekitar 3 atau 4 sebab, kini bahkan makin bertambah-tambah," sambungnya.

10 Alasan Ray Mendorong Pergantian Kapolri

Alasan pertama yang disampaikan Ray berkaitan dengan masa jabatan Listyo Sigit Prabowo.

Menurut dia, Listyo telah menjabat sebagai Kapolri sejak 27 Januari 2021 dan kini masa jabatannya telah mencapai sekitar lima tahun enam bulan.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
KPK Kejar Jejak Suap Ijon Proyek Rp980 Juta, 8 Saksi Diperiksa dan 3 Lokasi Digeledah
Survei IPO: Gerindra Puncaki Elektabilitas Parpol, PDIP dan Golkar Mengekor
Bantah Sekolah Rakyat Tak Bermutu, Seskab Teddy: 43 Ribu Anak Putus Sekolah Kini Kembali Belajar
Prabowo Sebut Kinerjanya “Oke”, Gerindra Ungkap Buktinya
Malam Minggu Bareng Warga Medan Tembung, Rico Waas Dengar Keluhan hingga Janjikan 30 Truk Sampah
Kopdes Merah Putih Dinilai Belum Sesuai Prinsip Koperasi, Pengamat: Demokratisnya di Mana?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru