Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Faisal, MBP, dan Kapak kemudian disebut mengonsumsi sebagian sabu tersebut bersama-sama.
Setelah Kapak pergi, Faisal dan istrinya meninggalkan hotel dan menuju Hotel Pasifik.
Di sana, keduanya bertemu Hendra dan Rizal. Setelah itu, Faisal dan istrinya kembali ke Tanjung Pinang dengan membawa sisa sabu.
Sabu Dibagi Menjadi 14 Paket
Pada 24 November 2025, Faisal disebut mencari informasi mengenai jadwal keberangkatan Pesawat Udara (Pesud) CN 235 nomor lambung P-8305 dengan rute Tanjung Pinang-Jakarta.
Pesawat tersebut dijadwalkan berangkat pada 26 November 2025.
Faisal kemudian meminta istrinya mencari pembeli sabu. NBP disebut menghubungi tiga rekannya yang masing-masing berinisial NI, NA, dan AB.
Faisal juga disebut sempat menawarkan sabu kepada Kapten Laut I Made Surya yang berada di Surabaya.
Namun, transaksi tersebut batal karena Surya masih memiliki utang dari pembelian sebelumnya.
Dalam dakwaan, Faisal kemudian disebut berencana mengirim sabu kepada tiga rekan perempuan istrinya di Madiun.
Pada hari yang sama, sabu tersebut dibagi menjadi 14 paket.
Sebanyak 12 paket dikemas menggunakan kemasan makanan ringan, kemudian dimasukkan ke dalam kotak sepatu PDL TNI AL.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.