BREAKING NEWS
Kamis, 13 Agustus 2026

Polisi Kantongi Identitas Pengunjung Pencetus Challenge Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Ancol

Nurul - Rabu, 12 Agustus 2026 17:28 WIB
Polisi Kantongi Identitas Pengunjung Pencetus Challenge Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Ancol
Tangkapan layar dari video yang menampilkan kuis berhadiah minuman keras di TSP. (Foto: Instagram)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Polisi mengungkap sosok yang mengajukan tantangan hafalan Al Quran berhadiah minuman keras (miras) dalam acara The Sounds Project di Ecopark, Ancol, Jakarta Utara. Berdasarkan pemeriksaan awal, tantangan tersebut diduga dibuat secara spontan oleh salah satu pengunjung yang mengambil mikrofon di lokasi.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, mengatakan pihaknya telah memeriksa sejumlah pihak terkait kejadian tersebut. Mereka di antaranya manajemen, penyelenggara acara, pemilik merek minuman, serta beberapa pengunjung yang mengetahui kejadian tersebut.

"Pengunjung tersebut kemudian mengambil mikrofon dan secara spontan melakukan challenge. Namun, aspek hukumnya masih akan kami dalami melalui pemeriksaan terhadap yang bersangkutan," kata Iman dalam keterangan tertulis, Rabu (12/8/2026).

Baca Juga:

Polisi disebut telah mengantongi identitas pengunjung yang melakukan tantangan tersebut. Penyidik akan meminta keterangan yang bersangkutan untuk mendalami latar belakang serta rangkaian kejadian.

"Kami juga sudah mengidentifikasi pihak yang melakukan challenge tersebut," ujar Iman.

Selain memeriksa para pihak, polisi juga telah mendatangi lokasi kejadian di Ecopark, Ancol. Penyidik turut memeriksa sejumlah dokumen terkait penyelenggaraan festival musik dan aktivitas produsen minuman di lokasi tersebut.

Kasus ini mencuat setelah video tantangan hafalan Al Quran dengan imbalan minuman keras beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut terlihat sekelompok orang berada di depan booth produk Newport.

Seorang perempuan mengenakan pakaian putih terlihat memegang mikrofon sambil melantunkan ayat suci Al Quran. Setelah selesai, orang-orang yang berada di sekitar lokasi kemudian memberikan respons dengan bersorak.

Dalam unggahan lain yang dibuat pembawa acara atau MC bernama Ega di media sosial, disebutkan bahwa tantangan tersebut berasal dari audiens yang berada di depan booth produk minuman.

Ega kemudian menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut. Ia menjelaskan pihak brand tidak terkait dengan tantangan yang dilakukan di lokasi karena kegiatan itu disebut berasal secara spontan dari pengunjung.

"Dengan ini menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang berlangsung pada saat itu," tulis Ega dalam unggahannya, Selasa.

Menurut Ega, dirinya lalai karena membiarkan seorang audiens mengambil alih mikrofon yang seharusnya berada dalam kendalinya sebagai pembawa acara.

"Audiens tersebut langsung memberikan sayembara melafalkan salah satu surat kepada pengunjung lain dengan imbalan yang ditawarkan oleh audience tersebut," sambung Ega.

Sementara itu, pihak kepolisian masih mendalami aspek hukum dari kejadian tersebut, termasuk dugaan penistaan agama yang dilaporkan sejumlah pihak.

Penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang dianggap mengetahui rangkaian kejadian untuk memastikan bagaimana tantangan tersebut berlangsung serta siapa saja yang terlibat.

Peristiwa tersebut mendapat sorotan luas setelah video kegiatan beredar di media sosial dan menuai kecaman. Sejumlah laporan juga telah dibuat terkait kejadian tersebut.

Manajemen dan pihak terkait dilaporkan ke Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya, serta Polsek Pademangan.

Pihak penyelenggara sebelumnya menyatakan mengecam penggunaan ayat suci Al Quran dalam aktivitas tersebut. Sementara pihak brand yang booth-nya menjadi lokasi kejadian juga memberikan klarifikasi bahwa tantangan tersebut bukan bagian dari program promosi yang mereka rencanakan.

Polisi hingga kini masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk menentukan ada atau tidaknya unsur pidana dalam kejadian tersebut.

Hasil pemeriksaan terhadap pengunjung yang diduga membuat challenge serta pihak-pihak lain yang telah diperiksa akan menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap rangkaian peristiwa secara utuh.* (k/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Utang RI Tembus Rp10.293 Triliun, Menkeu: Masih Aman, Kalah dari Singapura
Meski Sudah Membusuk, Tim Forensik Tetap Ambil Sampel Ekshumasi Jasad Sutrimo
Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras Viral, MUI Desak Aparat Usut Tuntas
Megawati Sentil Buzzer yang Persoalkan Istilah Penyeimbang PDIP: Nggak Pernah Baca Dia!
Sidang Perdana Gugatan Legalisir Ijazah Jokowi Digelar, Penggugat Serahkan Perbaikan Gugatan
Korupsi Tanpa Koruptor
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru