'Ini Bukan Prestasi, Tapi Konsekuensi', Danyon Brimob Sumut Ungkap Alasan Pecat 10 Anggotanya
MEDAN Sebanyak 10 anggota Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan p
PERISTIWA
MALUT -Eks Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba (AGK), secara resmi mengajukan banding setelah divonis 8 tahun penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Ternate. Kasuba juga dikenakan denda sebesar Rp 300 juta, yang jika tidak dibayar akan diganti dengan 5 bulan kurungan. Vonis tersebut terkait dengan kasus suap dan gratifikasi yang mencapai Rp 109 miliar.
Tim kuasa hukum Abdul Gani, yang dipimpin oleh Junaidi Umar, menyatakan bahwa mereka menghargai putusan majelis hakim, namun merasa bahwa hukuman yang dijatuhkan terlalu berat dan tidak sejalan dengan fakta yang terungkap di persidangan. Junaidi mengungkapkan, “Kami selaku kuasa hukum Abdul Gani Kasuba menyatakan banding atas putusan vonis ini, yang menurut kami tidak mencerminkan bukti-bukti yang ada.”
Dalam keterangan persnya, Junaidi juga menekankan ketidakpuasan tim hukum atas keputusan majelis hakim yang mengabaikan pledoi dari kliennya. “Kami sangat menyayangkan bahwa pledoi klien kami tidak mendapat perhatian yang semestinya. Ini menunjukkan bahwa proses persidangan belum sepenuhnya objektif,” ujar Junaidi.
Lebih lanjut, pihak kuasa hukum juga mengungkapkan kekecewaan terhadap jumlah uang pengganti yang ditetapkan oleh pengadilan, yakni sebesar Rp 109 juta dan USD 90 ribu. Menurut mereka, nilai tersebut tidak sesuai dengan fakta-fakta yang terungkap selama persidangan. “Kami akan mempersiapkan semua argumen dan bukti untuk mendukung banding ini,” tambah Junaidi.
Kasus yang menjerat Abdul Gani Kasuba mengundang perhatian publik, mengingat posisi penting yang pernah diembannya sebagai Gubernur Maluku Utara. Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga dilaporkan telah menyita 43 bidang tanah yang terkait dengan dugaan pencucian uang yang melibatkan Abdul Gani.
Masyarakat dan berbagai kalangan menunggu perkembangan lebih lanjut terkait proses banding yang akan diajukan oleh tim kuasa hukum Abdul Gani. Sebagai tokoh yang berpengaruh, hasil dari banding ini akan menjadi sorotan luas dan dapat memengaruhi citra pemerintahan daerah serta upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.(N/014)
MEDAN Sebanyak 10 anggota Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan p
PERISTIWA
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto memaparkan sejumlah capaian pemerintahannya saat membuka Muktamar ke35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok P
NASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto menilai kedekatan pemerintah dengan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah penting untuk menjaga keamanan
NASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto menyampaikan penghormatan kepada para ulama, kiai dan santri atas kontribusi mereka dalam menjaga kemerd
NASIONAL
JAKARTA Komisi XI DPR RI menyetujui Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 20262031. Keputusan tersebut diam
NASIONAL
MEDAN Pengadilan Tinggi (PT) Medan memutar rekaman kamera pengawas atau CCTV dalam pemeriksaan perkara banding terdakwa David Chandra terk
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN RSUD Drs. H. Amri Tambunan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, berhasil melaksanakan operasi coiling aneurisma perdana pada pas
KESEHATAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan mendukung percepatan pendaftaran dan sertifikasi tanah wakaf untuk memberikan kepastian hukum sekaligus melind
PEMERINTAHAN
MEDAN Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumatera Utara memperketat pemantauan harga dan pasokan pangan setelah harga daging ayam ras
EKONOMI
MEDAN Sebanyak 5.654 atlet telah terdaftar untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) XII Tahun 2026. Ajang olahra
OLAHRAGA