Pendaftaran Perlinsos Medan Baru 35 Persen, Pemko Genjot Pendataan dengan Sistem Jemput Bola
MEDAN Pendataan dan pendaftaran pada portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Kota Medan masih tergolong rendah. Hingga Jumat, 15 Agust
PEMERINTAHAN
Sumatera Selatan – Bripda Faras Nabhan Atallah, anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lahat, gugur dalam tugas setelah menjadi korban serangan mematikan oleh bandar narkoba saat penggerebekan di Tanjung Sakti, Kabupaten Lahat, pada Rabu (22/1/2025). Serangan dengan senjata tajam ini merenggut nyawanya, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sejawat, dan sang kekasih, Tita (22).
Tita pertama kali mendapat kabar kematian Faras dari seorang teman. “Ayas (sapaan akrab Faras) kena tusuk sajam saat penggerebekan,” ungkap Tita saat ditemui di rumah duka di Jalan Jepang, Perumahan Villa Gardena 4, Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang. Dengan mata sembab dan suara bergetar, Tita mengungkapkan bahwa mereka telah membicarakan rencana pernikahan setelah dirinya menyelesaikan kuliah.
Ingatan Tita kembali ke pertemuan terakhir mereka pada 10 Januari 2025, ketika Faras tampak berbeda. Tatapannya kosong dan jarang aktif di media sosial. Kata-kata terakhir Faras yang membekas dalam ingatannya adalah, “Kamu bisa sendiri, jangan manja,” seolah menjadi firasat yang menyakitkan. Kompol Ahmad Fauzi, ayah Bripda Faras, menuturkan bahwa anaknya meninggal syahid dalam tugas.
“Anakku mati syahid,” ucapnya dengan bibir bergetar, sambil menerima pelayat yang terus berdatangan. Rencananya, jenazah Bripda Faras akan dimakamkan di TPU Kebun Bunga, Sukarami, Palembang, setelah tiba dari Lahat. Selain Faras, dua personel lainnya, Brigpol Didit Prasetyo dan Bripka Kunto Wibisono, mengalami luka serius dan sedang menjalani perawatan di RSUD Lahat.
Bripda Faras terlibat dalam penggerebekan bandar narkoba jenis ganja di Tanjung Sakti sekitar pukul 03.30 WIB. Saat pelaku, Ebi (27), membuka pintu, ia langsung menyerang menggunakan parang. Serangan membabi buta tersebut membuat Faras terluka parah hingga tewas di tempat.
Dua anggota lainnya juga terkena serangan sebelum akhirnya Ebi mencoba melarikan diri melalui pintu belakang. Namun, tembakan yang mengenai kaki Ebi berhasil melumpuhkannya. Polisi menemukan 1,2 kilogram ganja kering dalam tas ransel di rumah tersebut.
Kapolres Lahat, AKBP God Parlasro Sinaga, melalui Kasubsi Humas Aiptu Lispono, mengonfirmasi kejadian tragis ini. “Tiga anggota menjadi korban. Satu meninggal dunia. Pelaku dan barang bukti telah diamankan,” ujarnya. Selain Ebi, Lindi Fernandes (20), yang diduga rekan pelaku, juga ditahan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi terus mengembangkan kasus ini guna memberantas jaringan narkoba di wilayah tersebut.
(CHRISTIE)
MEDAN Pendataan dan pendaftaran pada portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Kota Medan masih tergolong rendah. Hingga Jumat, 15 Agust
PEMERINTAHAN
MEDAN Sidang pembacaan surat tuntutan terhadap empat terdakwa kasus dugaan korupsi penjualan aluminium PT Indonesia Asahan Aluminium (In
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatra mencapai Rp100,17 triliu
EKONOMI
JAKARTA Wakil Presiden Gibran Rakabuming menyampaikan duka dan keprihatinan mendalam atas gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tengg
PERISTIWA
TANJUNG JABUNG TIMUR Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur menggelar sidang paripurna dengan agenda mende
PEMERINTAHAN
MEDAN PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN meluncurkan sekitar 9.800 Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) CoBranding bersama Universit
EKONOMI
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menjenguk salah seorang murid SMK Negeri 1 Berastagi yang menjadi korban duga
PERISTIWA
JAKARTA Sebanyak lima orang dilaporkan meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores, Nusa T
PERISTIWA
JAKARTA Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono memastikan anggaran pembangunan IKN tetap tersedia meski nama IKN tid
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menetapkan sejumlah target pemerintah untuk 2027. Target tersebut disampaikan dalam pemaparan RAPBN da
NASIONAL