Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Namun, dia menyebut sebelumnya pernah terjadi persoalan antara anaknya dan guru olahraga tersebut.
Menurut Aidil, anaknya pernah mengaku ditampar ketika baju olahraga miliknya hilang. Peristiwa itu juga disertai teguran dari guru tersebut.
"Motifnya sampai sejauh ini saya kurang tahu. Tapi pernah ada satu kejadian anak saya ditampar saat baju olahraganya hilang," kata Aidil.
Aidil mengatakan saat itu dirinya sempat melakukan klarifikasi kepada pihak sekolah melalui sambungan telepon.
Dia mengaku memilih memaafkan kejadian tersebut setelah mendapatkan penjelasan.
"Saya klarifikasi juga ke sekolah melalui telepon, kenapa hal itu bisa terjadi. Kali ini saya maafkan saya bilang," ujarnya.
Aidil mengatakan berdasarkan keterangan anaknya, dugaan pemukulan dalam kejadian terbaru disebut terjadi sebanyak empat kali.
Namun, dia belum dapat memastikan apakah orang yang diduga melakukan pemukulan merupakan orang yang sama dengan kejadian sebelumnya.
"Tapi saya kurang tahu apakah pelaku yang sama," katanya.
Pihak sekolah juga disebut telah mendatangi kediaman korban pada Jumat (25/9/2026).
Menurut Aidil, rombongan tersebut terdiri atas empat guru dan lima siswa.
Dalam pertemuan tersebut, pihak sekolah sempat menanyakan mengenai orang yang diduga terlibat dalam kejadian.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.