BREAKING NEWS
Jumat, 02 Oktober 2026

Hakim Saldi Pertanyakan Ijazah Gibran, Kemendikdasmen: Saat Pengajuan Tidak Ada

Abyadi Siregar - Jumat, 02 Oktober 2026 15:57 WIB
Hakim Saldi Pertanyakan Ijazah Gibran, Kemendikdasmen: Saat Pengajuan Tidak Ada
Anggota tim penilai dan verifikasi dokumen pendidikan Gibran di Kemendikdasmen, Taufiq Damarjati dalam sidang perkara PHPU Presiden dan Wakil Presiden 2024 Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 di MK, Jumat, 2 Oktober 2026. (foto: MK RI/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

"Yang diterbitkan pada tahun 2002. Kemudian kami melihat kronologi pendidikan berikutnya, yaitu di Orchid Secondary School Singapura yang ditempuh pada tahun 2003 sampai 2004, yang dibuktikan oleh transkrip nilai ya atau rapor seperti itu, dan ada di jenjang secondary 3 and secondary 4. Kemudian dari sana hasil atau keluaran dari jenjang pendidikan Orchid Secondary School itu adalah GCE O-level certificate, jadi certificate O-level atau ordinary level," ujar Taufiq.

Setelah itu, tim Kemendikdasmen menilai pendidikan Gibran di UTS Insearch pada 2005-2006 melalui program Diploma of Business Studies.

Dokumen yang diterima antara lain certificate of attendance, transkrip nilai, dan surat keterangan enrollment.

"Untuk transkrip nilai dan juga ada surat keterangan bahwa yang bersangkutan enrolled juga, apa namanya keterangan enrollment. Kemudian dari situ tentu kami menilai dari sisi mata kuliah-mata kuliah yang diambil selama 2 tahun beliau mengikuti perkuliahan," kata Taufiq.

Taufiq mengatakan tim kemudian memadankan mata kuliah yang ditempuh Gibran di UTS Insearch dengan struktur kurikulum pendidikan Indonesia.

"Karena kami memadankan antara mata kuliah yang beliau ambil di apa namanya UTS Insearch dengan struktur kurikulum yang ada di Indonesia pada saat itu, tahun 2018, yaitu berdasarkan Perdirjen Nomor 7 Tahun 2018. Seperti itu, Yang Mulia," ujarnya.

Dari proses tersebut, tim penilai menyatakan pendidikan Gibran memiliki kesesuaian dengan program keahlian akuntansi dan keuangan pada jenjang sekolah menengah kejuruan (SMK).

Saldi kemudian menanyakan apakah pernah ada lulusan UTS Insearch lainnya yang mengajukan penyetaraan pendidikan ke Kemendikdasmen.

"Pertanyaan saya, Pak Taufiq, pernah nggak ada yang ikut di UTS Insearch juga yang meminta penyetaraan ke Kementerian?" tanya hakim Saldi.

"Sepanjang saya menjadi tim, sebagai bagian dari anggota tim penilai, saya belum pernah mendapatkan seperti yang Saudara Gibran," jawab Taufiq.

Saldi lalu meminta Taufiq menjelaskan arti certificate of attendance jika dibandingkan dengan ijazah.

"Pertanyaan saya, bagaimana Bapak memaknai kata certificate of attendance itu apabila kita komparasi misalnya dengan ijazahlah dalam bahasa Indonesianya? Apa yang Bapak jelaskan ini?" tanya hakim Saldi.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Terungkap! Gibran Ajukan Penyetaraan Pendidikan Secara Online pada 2019
MK Tolak Permintaan Denny Indrayana Hadirkan Gibran di Persidangan
Buka-bukaan di MK Kemendikdasmen Pasang Badan Sebut Pendidikan Gibran Setara SMK
Bikin Hakim MK 'Puyeng' Arsul Sani Cecar Dokumen Gibran: Cuma Setara Pengetahuan, Bukan Ijazah
Drama Sidang MK Ahli Relawan Gibran Diusir Saldi Isra Usai Tuding Sidang Ilegal
Terbongkar di Sidang MK KBRI Singapura & Australia Ngaku Tak Punya Arsip Sekolah Gibran
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru