BREAKING NEWS
Kamis, 15 Oktober 2026

Diduga Dipicu Saling Ejek di Instagram, Tawuran Remaja di Ciracas Tewaskan Pelajar

gusWedha - Rabu, 14 Oktober 2026 21:21 WIB
Diduga Dipicu Saling Ejek di Instagram, Tawuran Remaja di Ciracas Tewaskan Pelajar
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Tawuran antarkelompok remaja terjadi di Jalan Raya Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, pada Selasa malam, 13 Oktober 2026.

Bentrokan yang diduga melibatkan sekitar 20 orang itu menewaskan seorang pelajar berinisial FFA, 15 tahun, siswa kelas IX MTsN 22 Jakarta.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Ciracas, AKP Hotman Capandi, mengatakan korban mengalami luka bacok di bagian belakang leher hingga kehilangan banyak darah.

Baca Juga:

"Telah terjadi tawuran antar remaja yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Korban mengalami luka bacok di leher belakang yang cukup besar," kata Hotman dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2026).

Menurut Hotman, berdasarkan informasi awal, tawuran tersebut diduga dipicu aksi saling ejek dan ajakan bentrokan melalui media sosial Instagram.

"Informasi awal, tawuran dipicu saling ejek dan janjian melalui media sosial Instagram," ujar Hotman.

Hotman menjelaskan, tawuran terjadi sekitar pukul 18.15 WIB.

Warga kemudian membubarkan kelompok remaja yang terlibat bentrokan dan mengamankan sejumlah remaja beserta senjata tajam yang dibawa.

Sekitar pukul 18.30 WIB, FFA melarikan diri menggunakan sepeda motor dengan dibonceng temannya.

Namun, korban diduga sudah mengalami luka bacok saat meninggalkan lokasi tawuran.

"Korban jatuh dari motor dan tergeletak di pinggir jalan tepat di depan Ramayana, Jalan Lapangan Tembak Cibubur," kata Hotman.

Korban kemudian dievakuasi ke Klinik Setia Rumanda yang berada tidak jauh dari lokasi.

Ia tiba sekitar pukul 18.42 WIB dalam kondisi masih sempat sadar.

Setelah mendapatkan pertolongan pertama, korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 18.55 WIB akibat kehilangan banyak darah.

Keluarga korban tiba di klinik sekitar pukul 19.45 WIB untuk memastikan identitasnya.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Timur, AKP I Made Budi, mengatakan laporan mengenai korban tawuran diterima melalui layanan Call Center 110 pada Selasa malam.

"Pada tanggal 13 Oktober 2026 pukul 18.33 WIB, pelapor melaporkan adanya korban tawuran yang terbaring di pinggir jalan di depan Martabak Rony Cibubur, lampu merah Arundina, Ciracas," kata Made, Rabu.

Made menjelaskan, bentrokan tersebut diduga melibatkan dua kelompok remaja, yakni kelompok saksi korban dan kelompok yang diduga sebagai pelaku.

Berdasarkan laporan kepolisian, kelompok pertama terdiri atas FFA, FZR, RMI, dan RRA.

Sementara kelompok lainnya terdiri atas RAP, MSH, Z, dan ARR.

Salah satu orang yang diduga terlibat juga masih berusia di bawah umur dan berstatus sebagai pelajar sekolah menengah pertama.

Polisi telah mengamankan lima orang yang diduga terlibat dalam tawuran tersebut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dua senjata tajam jenis klewang juga disebut telah diamankan sebagai barang bukti.

Dalam laporan kepolisian, barang bukti yang tercatat meliputi dua bilah senjata tajam jenis corbek, dua bilah celurit, satu bilah pisau berbahan stainless, satu sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B-4836-TGE, serta satu sepeda motor Honda Vario bernomor polisi B-6953-VRN.

"Para pelaku tawuran tersebut diamankan berikut barang bukti ke Polsek Ciracas guna pengusutan lebih lanjut," ujar Made.

Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk mendalami peran masing-masing orang yang diamankan serta mengungkap rangkaian kejadian yang menyebabkan FFA meninggal dunia.* (km/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Saling Ejek di IG Berujung Maut, Siswa MTsN 22 Jakarta Tewas Dibacok di Ciracas
Tawuran Resahkan Warga, Polrestabes Medan Tangkap 8 Terduga Anggota Geng Motor SAVADOR 424
ATUR Jakarta Bawa Tujuh Tuntutan ke Pemerintah: Tanah untuk Rakyat, Bukan untuk Mafia!
Polisi Amankan 3 Remaja Diduga Geng Motor Hendak Tawuran di Asahan, 2 Celurit Disembunyikan di Atap Rumah
Cegah Tawuran, Pemerintah Kecamatan Tanjung Tiram Sambangi Rumah Anak yang Diduga Terlibat
Cegah “Sindrom Tawuran”, Kecamatan Tanjung Tiram Bersama Bhabinkamtibmas dan Pendamping PKH Turun ke Lapangan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru