Sumut Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman, Bobby Nasution Pertimbangkan Modifikasi Cuaca
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mempertimbangkan kembali pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mengurang
PEMERINTAHAN
MEDAN – Tim gabungan Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea Cukai, dan TNI mengamankan kapal tanker MT Global 168 yang diduga membawa narkoba dalam jumlah besar di perairan Selat Malaka. Kapal tersebut kemudian digiring menuju Pelabuhan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara, dengan pengawalan ketat aparat bersenjata.
Kapal MT Global 168 tiba dan bersandar di dermaga Terminal Penumpang Bandar Deli, Pelabuhan Belawan, Rabu (21/10/2026) siang. Petugas gabungan langsung melakukan pengamanan di sekitar lokasi untuk memastikan proses pemeriksaan berjalan lancar.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Kristian Parluhutan Siagian membenarkan pengamanan kapal tersebut.Baca Juga:
Menurut Kristian, operasi dilakukan bersama Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Polair Baharkam Polri, BNN, Bea Cukai, dan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI.
"Kapal sudah ditarik dan dikawal oleh kapal Polair serta Bea Cukai, sandar dengan aman beserta barang bukti narkoba jenis ketamin," kata Kristian, Rabu (21/10/2026).
Dalam operasi tersebut, petugas juga mengamankan delapan orang yang diduga terlibat dalam perkara penyelundupan tersebut.
Kristian menyebut delapan orang yang diamankan terdiri atas tujuh warga negara Indonesia (WNI) dan satu warga negara asing (WNA).
Meski demikian, kepolisian belum membeberkan identitas maupun peran masing-masing orang dalam aktivitas yang diduga berkaitan dengan jaringan penyelundupan narkoba tersebut.
Sebelumnya, kapal MT Global 168 diamankan petugas saat berlayar di kawasan Selat Malaka. Kapal berukuran besar itu diduga digunakan untuk mengangkut barang terlarang yang akan diselundupkan ke wilayah Indonesia.
Setelah dilakukan pemeriksaan awal di perairan, petugas mengawal kapal menuju Pelabuhan Belawan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Pengamanan berlangsung ketat. Puluhan personel gabungan terlihat berjaga di sekitar dermaga ketika kapal mulai bersandar.
Sejumlah petugas dilaporkan membawa senjata api laras panjang untuk mengamankan kawasan pelabuhan dan mengantisipasi gangguan selama proses penanganan kapal.
Dugaan penyelundupan narkoba dalam jumlah besar tersebut menjadi perhatian setelah muncul informasi bahwa kapal membawa muatan mencapai dua hingga tiga ton.
Informasi itu berasal dari sejumlah sumber di kawasan Pelabuhan Belawan yang menyebut adanya dugaan muatan sabu-sabu cair dalam jumlah besar.
Namun, perkiraan berat tersebut belum menjadi angka resmi yang dapat dipastikan berdasarkan hasil pemeriksaan aparat.
Di sisi lain, Bareskrim Polri telah menyampaikan adanya temuan barang bukti yang disebut sebagai ketamin dalam operasi pengamanan MT Global 168.
Sejumlah laporan juga menyebut barang bukti ketamin yang diamankan mencapai sekitar satu ton.
Perbedaan informasi mengenai jenis dan berat muatan masih memerlukan penjelasan resmi dari penyidik.
Kepastian kandungan zat serta berat keseluruhan barang bukti menjadi bagian penting dalam proses pemeriksaan lanjutan.
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring turut membenarkan kedatangan kapal tersebut di Pelabuhan Belawan.
Aditya mengatakan barang bukti yang ditemukan masih menjalani pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan kandungannya.
"Iya benar sudah sandar. Terkait jenisnya sedang diperiksa Labfor," kata Aditya.
Pemeriksaan laboratorium diperlukan untuk memastikan identitas zat yang ditemukan, termasuk kandungan dan karakteristiknya.
Hasil pemeriksaan tersebut nantinya menjadi salah satu dasar bagi penyidik untuk melanjutkan proses hukum dan mengungkap dugaan penyelundupan.
Selain memeriksa barang bukti, petugas juga mendalami asal perjalanan kapal serta tujuan pengiriman muatan.
Kepolisian belum mengumumkan secara terperinci rute perjalanan MT Global 168 maupun kemungkinan keterlibatan jaringan penyelundupan narkoba lintas negara.
Keterlibatan seorang warga negara asing dalam perkara tersebut turut menjadi bagian dari pendalaman penyidik.
Namun, dugaan hubungan dengan jaringan internasional masih harus dibuktikan melalui hasil pemeriksaan dan pengembangan penyidikan.
Sementara itu, kepolisian berencana menggelar konferensi pers mengenai pengungkapan kasus MT Global 168 pada Jumat (23/10/2026).
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menyebut perkembangan penanganan perkara tersebut akan disampaikan dalam konferensi pers oleh Kapolri.
Kapolres Pelabuhan Belawan juga meminta masyarakat menunggu keterangan resmi mengenai kronologi pengamanan kapal, jumlah barang bukti, serta pihak-pihak yang diduga terlibat.
"Lebih lengkapnya nanti tunggu rilis rencana hari Jumat ya," ujar Aditya.
Pengungkapan MT Global 168 menjadi perhatian karena melibatkan operasi gabungan sejumlah instansi penegak hukum di salah satu jalur pelayaran internasional yang menghubungkan berbagai negara.* (km/dh)
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mempertimbangkan kembali pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mengurang
PEMERINTAHAN
BATU Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan penetapan status kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasio
NASIONAL
MEDAN Perempuan memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan keluarga sekaligus membangun lingkungan kerja dan organisasi yang harm
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meluncurkan program Teras Pelajar Sumut Berkah sebagai wadah kreativi
PENDIDIKAN
MEDAN Wakil Wali Kota Medan, H Zakiyuddin Harahap, mengikuti konferensi pers Kapolri dan Deklarasi Polisi Bersama Masyarakat Sumut Meno
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Polisi menangkap dua pria yang diduga terlibat dalam kasus pencurian telepon genggam (HP) milik pedagang di Kota Banda Aceh,
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Peneliti Bonatua Silalahi melaporkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Badan Pengawas Pem
POLITIK
BANDA ACEH Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla, S.Pd., M.I.Kom., mengisi kuliah tamu di Un
PENDIDIKAN
DELI SERDANG Bentrokan yang diduga melibatkan dua kelompok organisasi masyarakat (ormas) di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa,
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumut bersilaturahmi sekaligus diskusi program pemberdayaa
PERTANIAN AGRIBISNIS