Soroti Penyelewengan Program MBG, Presiden Prabowo Instruksikan Sanksi Pecat dan Penindakan Hukum
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan akan menindak tegas segala bentuk penyelewengan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gra
NASIONAL
MEDAN — Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara menetapkan empat orang teman Wakil Komandan Koti Pemuda Pancasila Kabupaten Deli Serdang, almarhum Donny Pacek, sebagai tersangka dalam kasus kepemilikan senjata api rakitan.
Keempat tersangka tersebut adalah Muhammad Hatta alias MH, 44 tahun; Muhammad Dio Alfareza Lingga alias MDAL, 21 tahun; Juanda alias J, 39 tahun; dan Indra Wijaya Lingga alias IWL, 23 tahun.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Komisaris Besar Cornelis Mangarahon Simanjuntak, mengatakan para tersangka dijerat Pasal 306 dan/atau Pasal 307 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).Baca Juga:
"Keempat pelaku ini kita amankan karena menggunakan, menyimpan atau membawa senjata-senjata api rakitan," ujarnya, Kamis, 22 Oktober 2026.
Kasus kepemilikan senjata api rakitan tersebut berkaitan dengan peristiwa penembakan yang menewaskan Donny Pacek di Jalan Linau Mungkur, Kecamatan Limau Manis, Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, pada Minggu, 18 Oktober 2026.
Cornelis menjelaskan, rangkaian peristiwa tersebut bermula dari perselisihan yang kemudian berujung pada penyerangan ke rumah Ferry, rekan Donny Pacek.
Penyerangan itu, menurut polisi, dilakukan oleh sekelompok orang dari kelompok Doni Kibot.
Setelah rumahnya diserang, Ferry meminta bantuan kepada Donny Pacek.
Donny kemudian mengumpulkan sejumlah anggotanya untuk membantu Ferry menghadapi kelompok yang diduga menyerang rumah tersebut.
Dalam persiapan itu, mereka membawa sejumlah senjata, mulai dari senjata tajam hingga senjata api yang telah dimodifikasi.
Senjata-senjata tersebut dimasukkan ke dalam mobil Toyota Yaris sebelum rombongan berangkat.
"Kemudian Donny Pacek ini mengumpulkan para anggotanya, lalu mempersiapkan peralatan, senjata-senjata, baik itu senjata tajam maupun senjata api yang dimodifikasi, yang ini semuanya dimasukkan ke dalam mobil Toyota Yaris. Rencananya, mereka akan melakukan pembalasan ya, penyerangan terhadap kelompok saudara Doni Kibo dan kawan-kawan," kata Cornelis.
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan akan menindak tegas segala bentuk penyelewengan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gra
NASIONAL
JAKARTA Peneliti Bonatua Silalahi menantang Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI untuk berani memanggil Wakil Presiden Gibran Raka
POLITIK
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami keterlibatan pihak lain dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi pengurusan Ha
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan akhir pekan di zona hijau. IHSG ditutup menguat 51,36 poin atau naik 0
EKONOMI
JAKARTA Bareskrim Polri selesai melakukan proses klarifikasi terhadap Riyadi alias Regas, pelapor kasus dugaan persoalan keabsahan dokum
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah 20 poin atau sekitar 0,11 persen ke level Rp18.080 per do
EKONOMI
JAKARTA Peneliti Bonatua Silalahi mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI untuk mengadukan Komisi Pemilihan Umum (K
POLITIK
MEDAN Penyelundupan 1,16 ton narkotika jenis Ketamin HCL di atas kapal tanker MT Global 168 rupanya telah diawasi ketat oleh tim gabunga
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) berjanji akan bertindak tegas dan tidak memberikan ruang bagi aksi premanisme maupu
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Tim gabungan Bareskrim Polri dan BNN menetapkan delapan orang awak kapal (ABK) sebagai tersangka dalam kasus penyelundupan satu to
HUKUM DAN KRIMINAL