DPC PSI Binjai Selatan Hadiri Salat Iduladha Bersama Gubernur Sumut di Lapangan Merdeka Binjai
BINJAI Ketua DPC PSI Binjai Selatan, Dilli Suganta Sembiring, menghadiri pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan
NASIONAL
JAWA TENGAH -Kejadian tragis melibatkan seorang remaja laki-laki berusia 13 tahun, berinisial AKPW, yang diduga tewas akibat tindakan bullying oleh seorang seniornya, berinisial G, di sebuah pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Insiden tersebut terjadi pada hari Senin, 16 September 2024.
Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa ini bermula ketika AKPW tidak memenuhi permintaan G yang meminta rokok. Akibatnya, G diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap AKPW. “Penyebab kejadian ini sangat sepele, hanya karena permintaan rokok. Dan demi menunjukkan senioritasnya, pelaku melakukan tindakan kekerasan terhadap korban,” ungkap Tri Wibowo, orang tua korban, saat ditemui di rumah duka di Kota Solo, Selasa (17/9).
Tri Wibowo, yang tengah berduka, mengungkapkan bahwa pihak keluarga kini menunggu hasil autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian anaknya. “Ketika saya melihat kondisi luar tubuh anak saya, tampak tidak ada luka yang mencolok, sehingga kami memutuskan untuk melakukan autopsi,” tambahnya.
Tri Wibowo menyatakan bahwa keputusan untuk melanjutkan kasus ini bukan didorong oleh dendam, melainkan keinginan untuk memastikan tidak ada lagi anak yang menjadi korban kekerasan di lingkungan pondok pesantren. “Ponpes seharusnya menjadi pilihan pendidikan yang terbaik untuk anak-anak, dan kami berharap kejadian ini bisa menjadi perhatian serius agar tidak ada korban lain yang mengalami hal serupa. Kasihan anak-anak yang jauh dari orang tua,” tegas Tri.
Pihak kepolisian setempat, Kapolres Sukoharjo AKBP Sigit, belum dapat dihubungi untuk memberikan keterangan resmi mengenai kasus ini. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sukoharjo AKP Dimas Bagus Pandoyo juga belum bisa memberikan tanggapan lebih lanjut, mengatakan bahwa informasi lebih lengkap akan disampaikan setelah berkoordinasi dengan Kapolres.
Dengan adanya insiden ini, pihak berwenang diharapkan dapat segera mengusut tuntas kasus ini dan memastikan keadilan bagi korban serta mencegah terjadinya kekerasan serupa di lembaga pendidikan lainnya. Kejadian ini juga menjadi sorotan penting mengenai perlunya pengawasan dan pembinaan yang lebih ketat di lingkungan pondok pesantren untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan santri.
Kasus ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga AKPW serta memicu kepedulian masyarakat akan pentingnya penegakan aturan dan perlindungan bagi anak-anak di lingkungan pendidikan agama.
(N/014)
BINJAI Ketua DPC PSI Binjai Selatan, Dilli Suganta Sembiring, menghadiri pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Raya Baitur
NASIONAL
JOKOWI Sekretaris Jenderal Relawan Pro Jokowi (Projo), Freddy Damanik, menyatakan bahwa kegiatan Joko Widodo berkeliling ke sejumlah daera
POLITIK
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa Masjid Istiqlal, Jakarta, menerima sejumlah hewan kurban dari masyarakat nonMus
NASIONAL
JAKARTA Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam forum Dewan Keamanan Perserikatan BangsaBangsa (PBB) menilai situasi di Palestina, khususnya
NASIONAL
BINJAI Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution merespons desakan pemberian kompensasi kepada warga yang terdampak pemadaman listrik total
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dan dua
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah terus berada dalam tekanan dan semakin mendekati angka keramat versi warganet di kisaran Rp17.845 per dolar
EKONOMI
MEDAN Provinsi Sumatera Utara (Sumut) resmi terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026. Ajang fes
SENI DAN BUDAYA
BINJAI Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah bersama ribuan masyarakat di Lapang
PEMERINTAHAN