Kapolri Ungkap Ada Upaya Ganggu Sinergi TNI-Polri, Minta Jajaran Tetap Solid
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen memperkuat sinergitas dan soliditas antara TNI dan Polri. Ia menyebut
NASIONAL
Washington, D.C. – Wakil Presiden Amerika Serikat (Wapres AS) JD Vance merespons ketegangan antara India dan Pakistan yang semakin memanas, yang berpotensi berujung pada perang.
Dalam wawancara di acara Special Report with Bret Baier yang tayang di Fox News, Vance menekankan pentingnya kedua negara untuk bekerja sama dalam memburu pelaku pembantaian yang terjadi di Kashmir.
Vance menegaskan, "Kami sejujurnya berharap Pakistan, sejauh mereka bertanggung jawab, bekerja bersama India untuk memastikan teroris yang terkadang beroperasi di wilayah mereka diburu dan ditangani." Pernyataan ini disampaikan di tengah kecaman internasional terkait serangan yang menewaskan 26 wisatawan India dan Nepal di wilayah Kashmir yang sengketa.
Pemerintah India menuduh Pakistan mendukung kelompok militan yang diduga bertanggung jawab atas pembantaian tersebut, namun Pakistan dengan tegas membantah tuduhan tersebut dan mendesak dilakukan penyelidikan netral terkait insiden tersebut.
Islamabad juga meminta agar penyelesaian atas kejadian di wilayah yang masih disengketakan itu dilakukan dengan cara yang adil dan tidak memicu ketegangan lebih lanjut.
Menanggapi eskalasi tersebut, Vance juga mengimbau agar respons India tidak mengarah pada konflik yang lebih luas. Sebagai sekutu strategis, India menjadi mitra penting bagi AS dalam menghadapi pengaruh China yang semakin kuat di kawasan tersebut.
Pakistan, meski kepentingannya di Asia Selatan menurun setelah penarikan pasukan AS dari Afghanistan pada 2021, tetap merupakan sekutu lama Amerika Serikat.
Kementerian Luar Negeri AS, melalui pernyataan dari Menlu Marco Rubio, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi intensif dengan negara-negara di sekitar India dan Pakistan untuk meredakan ketegangan. Rubio juga secara terpisah menghubungi Menteri Luar Negeri India, Subrahmanyam Jaishankar, serta Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, pada Rabu (30/4).
Perdana Menteri India, Narendra Modi, berjanji akan menghukum pelaku pembantaian dan memastikan keadilan bagi korban. Menteri Luar Negeri India, Jaishankar, menegaskan kepada Menlu AS bahwa pelaku harus diadili sesuai hukum.
Di sisi lain, Pakistan mengkhawatirkan kemungkinan serangan India sebagai balasan terhadap insiden ini, yang semakin meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut.*
(kp/J006)
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen memperkuat sinergitas dan soliditas antara TNI dan Polri. Ia menyebut
NASIONAL
BATU BARA Memasuki tahun ajaran baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batu Bara menghadirkan langkah yang dinilai mampu mempererat sinergi ant
PENDIDIKAN
LHOKSEUMAWE Pemerintah Aceh menyambut baik rencana investasi pembangunan pabrik metanol di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe
EKONOMI
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melantik delapan pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan tidak ada lagi pengamanan melekat dari personel TNI terhadap mantan Jaksa Agung Muda Tinda
NASIONAL
JAKARTA Pemain keturunan IndonesiaAustralia, Mitchell Baker resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) setelah menjalani pengambilan su
OLAHRAGA
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menilai pelimpaha
NASIONAL
BANDA ACEH Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M. Nasir mendorong penguatan peran ayah dalam mendukung pendidikan anak melalui Gerakan Ayah M
PENDIDIKAN
ACEH TAMIANG Wakil Gubernur Aceh memimpin rapat koordinasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana bersama Pemerintah Kabu
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution memberikan dukungan dan semangat kepada dua putraputri terbaik Sumatera Utar
PENDIDIKAN