Dari Hulu ke Hilir, Sumut Gelontorkan Ratusan Miliar Bendung Sedimen dan Cegah Banjir Susulan
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mempercepat perbaikan infrastruktur sumber daya air (SDA) yang rusak akibat bencana alam
PEMERINTAHAN
BANGKOK – Lonjakan kasus Covid-19 kembali melanda Thailand. Dalam sepekan terakhir, lebih dari 50.000 kasus baru tercatat, memicu kekhawatiran sejumlah sekolah yang akhirnya memutuskan untuk kembali menggelar pembelajaran secara daring (online).
Informasi tersebut disampaikan oleh Departemen Pengendalian Penyakit (DDC) Thailand.
"Banyak sekolah memilih untuk mengadakan kelas daring sebagai bentuk kehati-hatian," ujar pernyataan resmi DDC yang dikutip dari Bangkok Post, Senin (2/6/2025).
Meski demikian, DDC tetap menganjurkan agar sekolah-sekolah tidak ditutup sepenuhnya.
Mereka menyatakan bahwa isolasi mandiri dan langkah skrining sudah cukup untuk menekan penyebaran virus di lingkungan pendidikan.
"Sekolah tidak perlu ditutup untuk mengendalikan lonjakan kasus Covid-19. Pemeriksaan intensif dan isolasi bagi siswa atau staf yang positif sudah cukup efektif, kecuali dalam kondisi ekstrem," jelas DDC.
Pihak sekolah juga diminta segera melapor ke Satgas Kesehatan jika ditemukan dua atau lebih kasus Covid-19 dalam satu kelas dalam kurun waktu satu minggu.
Juru bicara DDC Thailand, dr Jurai Wongsawat, mengungkapkan bahwa hingga 28 Mei 2025, sejumlah klaster baru telah teridentifikasi:
- 6 wabah di penjara (198 kasus)
- 5 wabah di sekolah (258 kasus)
- 2 wabah di kamp militer (178 kasus)
- 1 klaster rumah sakit (35 kasus)
Varian JN.1 dilaporkan mendominasi kasus dengan proporsi 63 persen, menggantikan varian sebelumnya XEC yang kini hanya menyumbang 3 persen dari total infeksi.
Kementerian Kesehatan Thailand mengimbau masyarakat untuk kembali menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan secara rutin, dan menghindari keramaian.
Wisatawan yang baru kembali dari negara-negara dengan lonjakan kasus juga diwajibkan untuk memantau kondisi kesehatannya secara mandiri.*
(sn/a008)
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mempercepat perbaikan infrastruktur sumber daya air (SDA) yang rusak akibat bencana alam
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ombudsman Republik Indonesia mengungkap lima jenis maladministrasi yang paling banyak ditemukan sepanjang Januari hingga 21 Agus
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung rapat koordinasi penanganan dampak gempa Flores di Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Ten
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengatakan pemerintah daerah telah membentuk satuan tugas (Satgas) yang melibatkan masyarak
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong peningkatan program insentif sertifikasi halal gratis bagi pelaku u
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meminta seluruh perangkat kewilayahan mempercepat pendataan dan pendaftaran warga ke Port
PEMERINTAHAN
TANJUNG JABUNG TIMUR Kondisi Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, memprihatinkan. Seju
PEMERINTAHAN
Oleh Agus Santoso PEMBUKA 80 JUTA ALASAN UNTUK HATIHATIKasus penundaan transaksi yang viral beberapa hari ini membuat publik bertanya
OPINI
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah siap menyediakan anggaran untuk menangani bencana, termasuk kebakara
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyebut Indonesia memiliki kemampuan kuat dalam menghadapi bencana gempa bumi dan letusan gunung bera
NASIONAL