Berhentilah Memprovokasi Negeri
Oleh Prof Dr Ahmad Sihabudin M.SiDI TENGAH derasnya arus informasi, kita hidup pada sebuah zaman ketika kabar bergerak lebih cepat daripada
OPINI
BE'ER SHEVA – Ketegangan antara Iran dan Israel kembali meningkat tajam menyusul tuduhan serius yang dilontarkan militer Iran terkait keberadaan fasilitas militer di bawah Rumah Sakit Soroka, salah satu rumah sakit terbesar di wilayah selatan Israel.
Dalam pernyataan yang dirilis oleh media resmi Iran, IRNA, pihak militer Iran mengklaim bahwa di bawah kompleks medis yang berlokasi di Be'er Sheva itu terdapat gudang senjata, area perumahan militer, serta pusat perawatan prajurit IDF yang terluka.
Iran menuding Israel secara sengaja menyembunyikan instalasi militer di bawah fasilitas sipil untuk menghindari serangan langsung, sebuah praktik yang disebut sebagai penggunaan perisai manusia.
Klaim itu dipublikasikan bersamaan dengan serangan rudal Iran yang menghantam Be'er Sheva, Rabu (19/6) malam waktu setempat.
Salah satu rudal dilaporkan mengenai area dekat kompleks Rumah Sakit Soroka, memicu evakuasi massal dan menyebabkan puluhan korban luka.
Menurut laporan AP News dan Reuters, korban luka akibat serangan tersebut berkisar antara 40 hingga 70 orang, termasuk pasien dan tenaga medis.
Menanggapi tuduhan Iran, pihak Pasukan Pertahanan Israel (IDF) segera mengeluarkan bantahan keras.
Dalam pernyataan resminya, IDF menyebut klaim tersebut sebagai fitnah yang tidak berdasar, dan menuding Iran telah menggunakan peta manipulatif yang dibuat dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk membangun narasi palsu.
"Israel tidak pernah menempatkan fasilitas militer di bawah rumah sakit atau area sipil lainnya. Tuduhan ini adalah bagian dari propaganda Iran untuk membenarkan serangan terhadap fasilitas sipil," ujar juru bicara militer Israel dalam pernyataan tertulis.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada verifikasi independen dari lembaga internasional yang dapat mengonfirmasi atau membantah keberadaan fasilitas militer di bawah Rumah Sakit Soroka.
Beberapa organisasi hak asasi manusia internasional menyerukan penyelidikan netral dan menyeluruh terkait insiden tersebut.
Jika terbukti benar bahwa fasilitas medis menjadi target serangan militer secara sengaja, maka tindakan tersebut dapat dianggap melanggar Konvensi Jenewa, yang secara tegas melindungi fasilitas sipil dan medis dalam konflik bersenjata.
Oleh Prof Dr Ahmad Sihabudin M.SiDI TENGAH derasnya arus informasi, kita hidup pada sebuah zaman ketika kabar bergerak lebih cepat daripada
OPINI
JAKARTA Tabel KUR BRI 2026 menjadi salah satu informasi yang banyak dicari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membutuhk
EKONOMI
JAKARTA Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu momen penting yang dinantikan umat Islam setiap tahun. Peringatan ini menjadi kese
AGAMA
Oleh Dahlan IskanKEMATIAN Winda dan Sutrimo terus menjadi polemik karena disangkutkan dengan penanganan kasus korupsi.Dibuat dengan AIWin
OPINI
MUSI BANYUASIN Menteri Koperasi Ferry Juliantono meresmikan Pabrik Kelapa Sawit milik KUD Sejahtera di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra
EKONOMI
JAKARTA Polemik mengenai Patriot Bond dan Merah Putih Bond memasuki pembahasan yang lebih luas. Perdebatan tidak hanya menyangkut kemamp
EKONOMI
BATAM Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mengikuti Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda Regional Sumatera 2
PEMERINTAHAN
ASAHAN Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, bersama sejum
INTERNASIONAL
ASAHAN Wakil Bupati Asahan Rianto membuka Rapat Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Asahan Tahun 2026 di Aula Melati Kantor Bupati Asa
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memperkuat komitmen pemerataan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik hingga ke wilayah t
PEMERINTAHAN