Malaysia Rencanakan Bawa Isu Karhutla ke Forum ASEAN, Ini Tanggapan Resmi Kemlu RI
JAKARTA Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI merespons rencana Malaysia membawa isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta mendorong p
INTERNASIONAL
WASHINGTON DC — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan pengerahan dua kapal selam nuklir ke wilayah yang disebutnya sebagai "lokasi strategis", menyusul pernyataan keras darimantan Presiden Rusia, Dmitry Medvedev.
Langkah ini menandai peningkatan tajam dalam tensi antara Washington dan Moskow, yang sebelumnya hanya berupa adu kata melalui media sosial.
Pengerahan tersebut disampaikan langsung oleh Trump dalam unggahannya di platform media sosial Truth Social pada Jumat (1/8/2025) waktu setempat.
Ia menyebut pernyataan Medvedev sebagai "sangat provokatif" dan menegaskan bahwa tindakan ini diambil sebagai bentuk kesiapsiagaan, bukan eskalasi lebih lanjut.
"Berdasarkan pernyataan yang sangat provokatif dari Mantan Presiden Rusia, Dmitry Medvedev, yang kini menjabat Wakil Ketua Dewan Keamanan Federasi Rusia, saya telah memerintahkan dua kapal selam nuklir untuk ditempatkan di wilayah yang sesuai," tulis Trump.
Ketegangan ini bermula dari pernyataan Trump pada 29 Juli lalu, yang memberi batas waktu 10 hari kepada Rusia untuk menyetujui gencatan senjata di Ukraina.
Jika tidak, ia mengancam akan menjatuhkan tarif ekonomi kepada Rusia dan negara-negara pembeli minyaknya.
Medvedev, dalam responsnya melalui media sosial X, menyebut ancaman tersebut sebagai "permainan ultimatum" dan mengingatkan Trump soal kekuatan strategis Rusia, termasuk sistem pertahanan nuklir otomatis yang dikenal sebagai "Tangan Mati".
"Trump seharusnya ingat, betapa berbahayanya sistem 'Tangan Mati' legendaris itu," tulis Medvedev.
Menanggapi itu, Trump memberikan peringatan keras:
"Beri tahu Medvedev, mantan Presiden Rusia yang gagal, yang merasa dirinya masih Presiden, untuk berhati-hati dengan ucapannya. Dia memasuki wilayah yang sangat berbahaya!"
Perang kata antara kedua tokoh ini terus berlanjut di dunia maya.
JAKARTA Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI merespons rencana Malaysia membawa isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta mendorong p
INTERNASIONAL
JAKARTA Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 333.470 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) secara kumulatif di wilayah terda
NASIONAL
JAKARTA Sebanyak 336 investor global meminta penjelasan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait langk
EKONOMI
BINJAI Polres Binjai bersama Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Binjai menertibkan 12 lokasi yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan tujuh dari delapan tersangka dalam pengembangan kasus dugaan korupsi proyek pembangun
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Terdakwa Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa mempertimbangkan untuk melaporkan politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dia
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Dian Sandi Utama, saksi yang mengunggah foto yang disebut sebagai ijazah Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) di media sosial X
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara mengamankan dua pria berinisial DAC (22) dan AAL (20) yang diduga terlibat dalam penembakan Donny alias Donny
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan keterlibatan sejumlah perusahaan asing dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di
NASIONAL
JAKARTA Kuasa hukum penggugat, Denny Indrayana, mengaku telah menyiapkan sejumlah pertanyaan untuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka
NASIONAL