Advokat Ary Gadun FM Divonis 16 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Hakim dan TPPU
JAKARTA Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman pidana 16 tahun penjara kepada advokat Ariyanto Bakri, yang k
HUKUM DAN KRIMINAL
SYDNEY — Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengumumkan bahwa pemerintahnya akan secara resmi mengakui negara Palestina dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80 yang dijadwalkan berlangsung pada September 2025 di New York, Amerika Serikat.
Dalam pernyataan resminya yang dikutip dari Sydney Morning Herald, Albanese menegaskan bahwa keputusan ini merupakan bentuk dukungan Australia terhadap hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri dan memiliki negara yang merdeka.
"Hari ini saya bisa memastikan bahwa pada Sidang Majelis Umum PBB ke-80 pada September, Australia akan mengakui negara Palestina," ujar Albanese, Senin (11/8).
Albanese menambahkan bahwa pengakuan ini diberikan setelah pemerintahnya menerima komitmen dari Pemerintah Otoritas Palestina untuk melanjutkan langkah-langkah menuju perdamaian yang berkelanjutan dan damai.
"Kami akan bekerja sama dengan masyarakat internasional untuk mewujudkan hak ini. Pengakuan ini adalah bagian dari upaya global yang terkoordinasi untuk membangun momentum menuju solusi dua negara," jelasnya.
Australia menyusul sejumlah negara lainnya yang juga telah menyatakan akan mengakui negara Palestina di forum internasional, seperti Prancis, Inggris, Kanada, dan Portugal.
Langkah ini menambah tekanan global terhadap pentingnya penyelesaian konflik Israel-Palestina melalui solusi diplomatik dan damai.
Langkah tegas Canberra ini disebut sebagai sinyal memburuknya hubungan diplomatik Australia dengan Israel, yang selama ini dikenal cukup erat.
Ketegangan meningkat akibat konflik berkepanjangan di Jalur Gaza dan memburuknya kondisi kemanusiaan di wilayah tersebut.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pun bereaksi keras dengan menyebut rencana Australia sebagai "tindakan yang memalukan".
Namun, Albanese menyatakan bahwa keputusan ini sepenuhnya mencerminkan prinsip kedaulatan dan komitmen negaranya terhadap keadilan global.
Menanggapi potensi tekanan dari negara lain, termasuk dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Albanese menegaskan bahwa kebijakan luar negeri Australia akan tetap independen.
"Kita adalah negara berdaulat. Keputusan ini tidak dapat dipengaruhi oleh tekanan politik eksternal, siapa pun itu," tegasnya.
Langkah Australia ini dipandang sebagai bagian dari dukungan yang terus berkembang terhadap solusi dua negara, yang dianggap sebagai jalan paling realistis untuk menciptakan perdamaian jangka panjang di Timur Tengah.&*
(sn/a008)
JAKARTA Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman pidana 16 tahun penjara kepada advokat Ariyanto Bakri, yang k
HUKUM DAN KRIMINAL
BANGLI Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri prosesi Bakti Caru Resi Gana dan Pemelaspas Bale Pemaruman di Pura Alas Arum Batur, Desa Pa
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA TNI Angkatan Laut (TNI AL) akan menggelar ajang National Karate Championship KASAL CUP V Tahun 2026 dalam rangka memperingati Ha
NASIONAL
MEDAN Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai silaturahmi antara jajaran pengurus Forum Komunikasi Lembaga Adat (Forkala) Kota Me
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan bahwa mening
PERISTIWA
JAKARTA Sejumlah aplikasi berbasis permainan kembali ramai diperbincangkan karena diklaim dapat menghasilkan saldo dompet digital. Salah
EKONOMI
TAPANULI SELATAN Kepolisian Daerah Sumatera Utara akan menyelidiki isu dugaan keterlibatan oknum TNI dalam penindakan tambang emas ilega
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengundang para mantan presiden dan wakil presiden ke Istana Negara pada Senin malam (3/3/2026) untuk
POLITIK
BATU BARA Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan kemandirian warga binaan
NASIONAL
BADUNG Petugas Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai menggagalkan dugaan upaya masuk ilegal ol
HUKUM DAN KRIMINAL