BREAKING NEWS
Kamis, 28 Mei 2026

Mirip Indonesia, Demo Timor Leste Meledak karena Gaji Pejabat dan Mobil Mewah

Raman Krisna - Jumat, 19 September 2025 12:32 WIB
Mirip Indonesia, Demo Timor Leste Meledak karena Gaji Pejabat dan Mobil Mewah
demo timor leste (foto: canva/bitv)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
DILLI - Ribuan anak muda dan mahasiswa di Timor Leste turun ke jalan memprotes keputusan parlemen yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat, Senin (15/9/2025).

Aksi besar-besaran itu berpusat di depan Gedung Parlemen Nasional dan Universitas Nasional Timor Lorosa'e (UNTL), Dili.

Kericuhan pecah setelah aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa yang membakar ban dan merusak fasilitas gedung pemerintah. Beberapa demonstran juga sempat membentangkan bendera One Piece sebagai simbol perlawanan, mirip dengan aksi mahasiswa di Indonesia beberapa waktu lalu.

Baca Juga:
Protes bermula dari rencana parlemen membeli mobil mewah untuk 65 anggotanya. Kebijakan ini memicu amarah publik karena kondisi ekonomi negara tengah terpuruk, sementara sebagian besar rakyat masih kesulitan mengakses pendidikan, air bersih, dan sanitasi yang layak.

"Kami mulai protes ketika mereka memutuskan membeli mobil. Tapi ini meledak karena orang sudah lelah dengan semua ini. Rakyat menderita, tapi pejabat hidup berlebihan," ujar Cezario Cesar, mahasiswa berusia 30 tahun yang memimpin aksi, dikutip dari BBC.

Selain menolak pembelian mobil mewah, mahasiswa juga menyoroti kesenjangan sosial. Saat ini, gaji anggota parlemen Timor Leste mencapai 36.000 dolar AS (sekitar Rp592 juta) per tahun, lebih dari 10 kali lipat rata-rata pendapatan tahunan warga yang hanya sekitar 3.000 dolar AS (Rp49 juta).

"Ini bukan hanya soal mobil, tapi soal ketidakadilan," lanjut Cesar.

Meski situasi di Dili dilaporkan mulai kondusif, para mahasiswa menegaskan akan terus mengawal tuntutan hingga parlemen resmi membatalkan rencana pengadaan mobil mewah. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Dili pun mengimbau seluruh WNI di Timor Leste untuk menjauhi titik-titik aksi dan tetap tenang.

Isu gaji dan tunjangan pejabat yang selangit di tengah krisis ekonomi kini menjadi pemicu utama kemarahan publik, dan menempatkan pemerintah Timor Leste dalam sorotan dunia internasional.*

(tb/j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Cak Imin Terima Deklarasi Dukungan Keluarga Besar Alumni PTIQ dan IIQ
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru