100% Sekolah di Sumut Kini Teraliri Listrik dan Internet, Digitalisasi Pendidikan Dipercepat
MEDAN Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara memastikan seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Seko
PENDIDIKAN
JAKARTA– Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan kekhawatirannya atas situasi geopolitik global yang memanas dalam beberapa bulan terakhir.
Melalui akun X-nya, @SBYudhoyono, SBY mengingatkan kemungkinan terjadinya Perang Dunia III jika upaya pencegahan tidak dilakukan secara nyata.
"Sebagai seseorang yang puluhan tahun mempelajari geopolitik, perdamaian, dan sejarah peperangan, terus terang saya cemas jika dunia mengalami prahara besar, apalagi jika itu Perang Dunia Ketiga," tulis SBY, Senin (19/1).Baca Juga:
SBY menilai pola konflik saat ini memiliki kemiripan dengan situasi yang memicu Perang Dunia I dan II.
Menurutnya, munculnya pemimpin yang agresif, persekutuan negara yang saling berhadapan, pembangunan kekuatan militer besar, dan ketegangan geopolitik adalah tanda-tanda yang harus diwaspadai.
Mantan Presiden keenam RI itu menekankan bahwa doa saja tidak cukup untuk mencegah perang global.
"Perang total dan nuklir bisa memusnahkan peradaban. Tapi tidak cukup dengan doa, jika bangsa-bangsa sedunia tidak bekerja sama menyelamatkan dunia," ujarnya.
SBY mendorong Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengambil inisiatif menggelar Sidang Umum Darurat (Emergency UN General Assembly) untuk membahas langkah-langkah pencegahan krisis dunia, termasuk kemungkinan terjadinya perang dunia baru.
Meski menyadari PBB saat ini tidak berdaya, ia berharap organisasi internasional itu tidak membiarkan situasi memburuk.
Selain itu, SBY menegaskan pentingnya kesadaran global.
"Mungkin seruan ini seperti berseru di padang pasir, tetapi bisa menjadi awal kesadaran dan langkah nyata dari bangsa-bangsa sedunia," katanya.
Kondisi geopolitik dunia memang memanas, dengan konflik di Rusia-Ukraina, Thailand-Myanmar, Israel-Palestina, hingga ketegangan di Timur Tengah.
MEDAN Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara memastikan seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Seko
PENDIDIKAN
PADANG LAWAS Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang Lawas menyita uang senilai Rp1,8 miliar dalam kasus dugaan korupsi dana Program Sawit Raky
HUKUM DAN KRIMINAL
NIAS SELATAN Keputusan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mencabut izin 28 perusahaan yang merusak lingkungan di Sumatera Ut
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Padangsidimpuan mengeluhkan keterlambatan pencairan g
PEMERINTAHAN
MEDAN Polsek Sunggal berhasil menangkap pelaku penggelapan sepeda motor yang memanfaatkan aplikasi kencan untuk menjerat korbannya. Pela
HUKUM DAN KRIMINAL
LONDON Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertemu Raja Inggris Charles III sebelum menghadiri Pertemuan Filantropi Konservasi
NASIONAL
SAMPANG Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sampang, Fadilah Helmi, dikabarkan telah dijemput dan diamankan oleh Satuan Tugas Khusus (Satga
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pengguna dompet digital DANA kini bisa mendapatkan saldo gratis hingga ratusan ribu rupiah melalui sejumlah fitur praktis yang t
EKONOMI
PADANGSIDIMPUAN Pengelolaan parkir di Kota Padangsidimpuan yang dilakukan oleh Koperasi K24 memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapa
PEMERINTAHAN
MEDAN Tak sampai sepekan menjabat sebagai Kapolsek Sunggal, Kompol Muhammad Yunus Tarigan berhasil menangkap dua pelaku pencurian dengan
HUKUM DAN KRIMINAL