BREAKING NEWS
Jumat, 27 Maret 2026

Ketegangan Timur Tengah Picu Lonjakan Risiko Pelayaran, Selat Hormuz Masuk Zona Bahaya

gusWedha - Jumat, 27 Maret 2026 20:09 WIB
Ketegangan Timur Tengah Picu Lonjakan Risiko Pelayaran, Selat Hormuz Masuk Zona Bahaya
Pengamat maritim Soleman B. Ponto. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Bagi Indonesia, situasi ini menjadi perhatian serius. Sebagai negara yang masih mengimpor sekitar 1 juta barel minyak per hari, gangguan distribusi dari kawasan Timur Tengah dapat berdampak pada harga BBM, inflasi, hingga nilai tukar rupiah.

"Kalau gangguan ini berlanjut, dampaknya akan langsung terasa di dalam negeri," tegasnya.

Soleman menilai fenomena ini sebagai bentuk "disrupsi berbasis risiko", di mana tanpa penutupan jalur secara fisik, distribusi energi global dapat terganggu hanya karena meningkatnya risiko keamanan.

"Ini bukan lagi soal blokade fisik, tapi blokade risiko. Ketika jalur energi tidak bisa diasuransikan, distribusi global bisa terganggu tanpa satu peluru pun ditembakkan," pungkasnya.*

(dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Presiden Prabowo Terima Menteri Keamanan Negara China, Diskusi Stabilitas Asia dan Kerja Sama Intelijen
Bahlil Pastikan Harga BBM Tetap Stabil Meski Konflik Timur Tengah Memanas
BGN Pastikan MBG Disalurkan Sesuai Hari Sekolah, Libur Tidak Diberikan
Sikap Ksatria Kabais TNI: Komitmen Personal dan Institusional TNI untuk Indonesia Damai
Malaysia dan 4 Negara Lainnya Kini Diberi Akses Lewati Selat Hormuz, Bagaimana Nasib Indonesia?
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia: Presiden Prabowo Perintahkan Segera Cari Pasokan Minyak dari Seluruh Negara
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru