BREAKING NEWS
Senin, 03 Agustus 2026

Sudah Siap Gempur Iran, Trump Tarik Rem Darurat demi Selat Hormuz

Nurul - Minggu, 02 Agustus 2026 11:28 WIB
Sudah Siap Gempur Iran, Trump Tarik Rem Darurat demi Selat Hormuz
Presiden AS Donald Trump (Foto: REUTERS/Daniel Heuer)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kini mengatakan membatalkan rencana serangan AS ke Iran. Trump menyebut ada kesepakatan yang telah disetujui sehingga rencana serangan tersebut ditunda.

Dilansir Al-Jazeera, Minggu (2/8/2026), Trump mengatakan di akun Truth Social miliknya bahwa awalnya AS siap melancarkan aksi militer dengan skala kekuatan yang belum pernah terlihat sejak Perang Dunia II terhadap Iran.

Namun, ia menambahkan bahwa Iran dan negara-negara lain baru saja meminta AS untuk menunda serangan apa pun karena batasan kesepakatan telah disetujui. Kesepakatan tersebut, menurutnya, mencakup pembukaan total Selat Hormuz serta pengakhiran ancaman nuklir Iran.

Baca Juga:

"Amerika Serikat siap siaga dan siap menyerang Republik Islam Iran, dengan tingkat teror militer, kekuatan, dan kekuasaan yang belum pernah terlihat sejak Perang Dunia II. Meskipun demikian, Iran dan negara-negara Timur Tengah lainnya baru saja meminta kami untuk menunda serangan apa pun karena batasan kesepakatan telah disetujui," kata Trump.

Ia menegaskan, kesepakatan itu termasuk pembukaan segera, lengkap, dan total Selat Hormuz, serta mengakhiri ancaman nuklir Iran.

Trump menyebut keputusan ini demi masa depan Iran dan dunia secara keseluruhan. Ia berharap seluruh pihak dapat segera mencapai kesepakatan penuh.

"Berdasarkan permintaan ini, saya telah setuju, demi kepentingan dunia di masa depan dan juga demi kelangsungan hidup Iran yang sukses dan makmur, untuk membatalkan serangan tersebut, dengan syarat dapat segera mencapai kesepakatan. Negara Israel bergabung dengan saya dalam komitmen ini. Mari bekerja, semuanya, dan selesaikan ini," ungkapnya.

Sebelum pernyataan pembatalan serangan ini, Trump sempat menegaskan tekadnya untuk memenangkan perang melawan Iran yang dimulai oleh serangan gabungan AS dan Israel pada akhir Februari lalu.

"Kita hanya ingin menang. Kita melakukannya dengan sangat baik. Kita berusaha untuk bersikap sebaik mungkin dalam situasi seperti itu. Namun, mereka sedang dihancurkan," kata Trump seperti dilansir AFP dan Anadolu Agency, Sabtu (1/8/2026).

Ia juga menegaskan Iran tidak akan diberi ruang untuk memiliki senjata nuklir. "Kita akan menghantam Iran dengan sangat keras dan, Anda tahu, pada titik tertentu mereka akan berkata, 'Kami benar-benar tidak tahan lagi'," tegas Trump dalam rapat kabinet tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Mohammad Bagher Zolghadr sebelumnya mengatakan Teheran akan memperketat penutupan Selat Hormuz jika AS terus melanjutkan ancaman dan blokade lautnya terhadap Iran.

"Kelanjutan blokade maritim dan provokasi perang rezim AS akan semakin memperketat penutupan Selat Hormuz dan juga menutup selat dan titik-titik strategis lainnya," kata Zolghadr, dikutip dari kantor berita IRNA.

Ia turut memperingatkan bahwa ekonomi global, pasar energi, hingga para pemilih di Amerika Serikat sendiri akan menanggung akibat dari penutupan jalur strategis tersebut.* (d/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Deddy Sitorus Disorot Usai Ucap Wartawan "Sirkus", KWP Siapkan Laporan ke MKD
KPK Telusuri Jejak Uang Kasus Kuansing, Pengembalian Dana Raja Juli Ikut Didalami
Tak Ada Ampun! Satlantas Banda Aceh Sita 80 Motor Knalpot Brong dalam Sebulan
IHSG Menguat Pekan Ini, Investor Asing Tetap Incar Saham Bank dan Energi
Nathalie Holscher Menikah Hari Ini, Chelsea Islan Sambut Kelahiran Putri Pertama!
Kapolresta Banda Aceh Pimpin Tes Urine, Pemeriksaan Ponsel dan Senjata Api Personel
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru